Bersiaplah untuk festival seni Burning Man yang akan hadir kembali di tahun 2026 ini dengan instalasi unik yang tidak kalah menariknya dari tahun sebelumnya.




Burning Man telah dikenal sebagai festival seni dan budaya yang diadakan selama periode tertentu dari tanggal 30 Agustus sampai 6 September 2026 di Gurun Black Rock, Nevada, AS.




Awal mulanya, Burning Man diadakan sejak tahun 1986 oleh seorang bapak baptis Burning Man yaitu Larry Harvey yang mengadakan ritual pembakaran kuil melalui acara festival. Sejak itu acra Burning Man terus dilakukan setiap setahun sekali selama seminggu. Tahun ini, seniman asal Amerika yaitu James Gwertzman bersama dengan seorang desainer arsitek yaitu Annie Locke Scherer berkesempatan menjadi sosok di balik karya kuil di Burning Man.




Baca juga Arsitek di Balik Revitalisasi Terminal 1C Soetta


Gwertzman merancang bentuk sebuah bangunan kuil dari struktur kayu yang menyerupai bentuk Queen of the Night, yaitu bunga kaktus yang hanya mekar dua kali dalam setahun.




Inspirasi tersebut didapat Gwertzman dari sifat tahunan bunga gurun yang selaras dengan sifat festival seni Burning Man, dimana keduanya sama-sama bermekaran dan mencapai puncaknya hanya pada periode tertentu.




Tidak main-main! dalam desainnya, Gwertzman menerapkan pendekatan parametrik untuk mendapatkan desain yang terbaik. Selain itu Gwertzman juga turut mengalihkan proses kreatif ke dalam pendekatan algoritmik saat membentuk struktur bangunan.




Baca juga Kemewahan Penthouse Beverly Hills di Ketinggian Lantai 39


Proses pembentukan struktur menggunakan pendekatan algoritmik didapat melalui pengerjaan kurva organik yang kompleks menggunakan potongan kayu lurus. Dimana proses tersebut akan terasa begitu mustahil jika dirancang secara manual.






Saat melakukan proses desain menggunakan pendekatan parametrik, Gwertzman dan tim desain lainnya menggambarkan rangkaian kelopak yang tersusun rapi dan menyebar dari struktur pusat, menyerupai bentuk bunga gurun yang indah.




Pada bagian atas, struktur tersebut melebar dan dibatasi oleh kelopak-kelopak tajam dan serangkaian potongan kayu yang menyerupai tangkai benang sari bunga. Dari susunan struktur tersebut, terlihat sebuah ruang kuil yang berorientasi mengelilingi sebuah tiang.




Selain itu, terdapat pula sebuah pagar kayu berlapis papan yang mengeliling bangunan dengan delapan pintu masuk yang melambangkan berbagai fase siklus bulan.




Lalu apa saja yang bisa ditemukan di dalam festival Burning Man? Sesuai dengan namanya, Burning Man merupakan sebuah acara festival seni di sebuah kuil, puncak dari acara ini adalah adanya ritual pembakaran puluhan bangunan, termasuk kuil dan paviliun yang menampilkan patung di dalamnya.


Baca juga 5TRACKS, Inovasi Desain Kota Anti-Individualis di Belanda!


Sumber foto dan teaser oleh Annie Locke Scherer