Boneka Barbie yang sudah lama tersimpan di lemari atau tidak lagi dimainkan ternyata bisa memiliki fungsi baru. Studio desain Gomi asal Brighton, Inggris, berkolaborasi dengan Barbie untuk mengolah boneka dan aksesori bekas menjadi perangkat elektronik dengan tampilan unik.




Melalui koleksi bertajuk Childhood Memories Collection, plastik dari mainan masa kecil dimanfaatkan sebagai bahan pembuatan speaker Bluetooth dan aksesori elektronik dengan motif warna-warni menyerupai marmer.




Kolaborasi ini mengajak masyarakat mengirimkan boneka Barbie dan Ken yang sudah tidak terpakai. Mainan tersebut kemudian diproses di bengkel kerja Gomi di Brighton untuk dimanfaatkan kembali.


Baca Juga: Kreator Argentina Eksplorasi Lampu Serutan Pensil dengan AI




Plastik dari boneka dan aksesori dilelehkan, lalu dicampur dengan plastik bekas kantong belanja yang umumnya sulit didaur ulang melalui sistem pengumpulan sampah rumah tangga biasa.




Material yang sudah diolah kemudian dibentuk menjadi bagian luar perangkat elektronik. Warna asli plastik mainan tetap dipertahankan sehingga menghasilkan perpaduan warna merah muda, biru muda, dan warna lainnya.




Campuran tersebut membentuk pola berputar yang menyerupai marmer, membuat setiap produk memiliki tampilan berbeda sesuai dengan material yang digunakan.




Alih-alih menutupi asal bahan daur ulangnya, Gomi justru menjadikan motif tersebut sebagai daya tarik utama. Potongan warna yang berpadu secara tidak beraturan menciptakan tampilan yang khas pada setiap perangkat.




Baca Juga: 5 Furnitur Rumah Ini Dibuat dari Material yang Tak Terduga


Dengan begitu, speaker tidak hanya berfungsi sebagai perangkat audio, tetapi juga memiliki karakter visual yang menarik. Penggunaan material daur ulang tidak berhenti pada bagian luar produk. Speaker dan power bank dalam koleksi ini juga menggunakan baterai bekas sepeda listrik yang dimanfaatkan kembali.




Sementara itu, bagian cangkang perangkat dirakit menggunakan sekrup, bukan lem, sehingga komponen di dalamnya lebih mudah dibuka saat perlu diperiksa, diganti, atau diperbaiki.




Perangkat ini dirancang agar bisa digunakan lebih lama. Jika salah satu komponennya rusak, bagian tersebut dapat dibuka, diganti, atau diperbaiki tanpa harus membuang seluruh produk. Gomi juga berencana menyediakan layanan tukar tambah dan peningkatan produk agar komponen lama bisa dimanfaatkan kembali.


Baca Juga: Menarik! 6 Gadget DIY Open-Source yang Patut Dicoba




Childhood Memories Collection dibuat secara manual dalam jumlah terbatas dan dirilis setiap bulan. Motif setiap produk bergantung pada campuran plastik yang tersedia, sehingga warna dan pola yang dihasilkan tidak pernah benar-benar sama. Meski bentuk perangkatnya serupa, setiap speaker memiliki tampilan yang berbeda.




Kolaborasi ini tidak hanya menggunakan warna merah muda atau logo Barbie sebagai hiasan. Plastik dari boneka Barbie dan Ken yang sudah tidak terpakai justru menjadi bahan utama bagian luar produk. Mainan yang dulunya digunakan untuk bermain kini berubah fungsi menjadi speaker atau aksesori elektronik yang bisa digunakan sehari-hari.




Koleksi speaker dan aksesori elektronik hasil kolaborasi Gomi dan Barbie ini dapat dilihat melalui website resmi Gomi.