Bunga telang, atau yang memiliki nama ilmiah Clitoria ternatea, merupakan salah satu tanaman hias berbunga yang terkenal karena keindahannya. Namun, tidak hanya memiliki kelopak bunga berwarna biru yang mencolok dan memikat, bunga ini juga dikenal karena manfaat dan keserbagunaannya. Mulai dari mempercantik taman, diminum sebagai teh herbal yang baik untuk kesehatan tubuh, hingga digunakan sebagai pewarna makanan alami.
Kabar baiknya, bunga telang termasuk tanaman hias berbunga yang mudah ditanam, bahkan bagi Anda yang pemula sekalipun.

Berikut ini, CASA sudah merangkum cara menanam bunga telang yang benar, agar dapat tumbuh subur dan berbunga indah. Simak!

Karakteristik Bunga Telang



Wilfredor / Wikimedia Commons

Bunga telang merupakan jenis tanaman hias merambat yang dapat tumbuh sepanjang tahun, sehingga mampu terus mempercantik taman rumah Anda. Dengan perawatan yang tepat, bunga ini dapat tumbuh cepat dan subur hingga mencapai 2-3 meter dan menghasilkan banyak bunga hanya dalam beberapa bulan.

Karakteristik bunga telang yang paling menonjol yakni terletak pada warna kelopak bunganya yang biru cerah (kadang keunguan), dengan gradasi putih kekuningan di bagian tengahnya. Daunnya berwarna hijau terang dan berbentuk oval kecil. Ukuran daunnya yang kecil itu membuat tanaman hias ini tampak rapi tapi tetap rimbun, sementara warna bunganya menjadi warna yang menonjol.

Selain itu, tanaman bunga telang mempunyai akar yang kuat sehingga mampu beradaptasi dan tetap bertahan di musim panas maupun musim hujan. Sama seperti tanaman hias lainnya, bunga telang juga termasuk tanaman yang rentan terkena hama, seperti ulat daun dan kutu putih. Namun, masalah ini dapat dengan mudah Anda atasi menggunakan semprotan air sabun atau pestisida organik.

7 Cara Menanam Bunga Telang

Jika Anda tertarik mempercantik taman rumah Anda dengan kehadiran bunga telang, berikut ini 7 cara menanam bunga telang yang benar, agar tumbuh subur dan indah, antara lain:

1. Pilih Lokasi Penanaman Bunga Telang yang Tepat


Lam Thuy / Unsplash

Bunga telang adalah tanaman hias yang sangat menyukai sinar matahari. Karena alasan itu, bunga telang membutuhkan banyak sinar matahari langsung setiap harinya, agar tumbuh subur dan menghasilkan banyak bunga. Kurangnya paparan sinar matahari dapat menghambat pertumbuhannya dan memengaruhi produksi bunga.

Anda bisa menanam bunga telang di taman luar ruangan, balkon dengan akses sinar matahari yang baik, atau letakkan di dekat jendela yang terkena sinar matahari jika Anda menanamnya di dalam pot.

2. Persiapkan Media Tanamnya


Titu Sheikh / Pexels

Sama seperti tanaman hias lainnya, bunga telang juga menyukai tanah dengan drainase dan aerasi yang baik, serta kaya akan nutrisi. Untuk pertumbuhan bunga yang subur, gunakan media tanam yang merupakan hasil campuran tanah, kompos atau pupuk organik, dan perlit dengan perbandingan 2:1:1. Campuran ini akan memastikan media tanam yang kaya akan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan bunga telang yang baik.

Satu lagi, jika Anda menanam bunga ini di dalam pot, pastikan pot memiliki lubang drainase yang baik untuk mencegah pembusukan akar.

Baca juga: 10 Bunga Paling Cantik Di Dunia, Warna & Tampilannya Menawan

3. Rendam Benih Bunga Telang untuk Mempercepat Perkecambahan


Luciabarabino / Pixabay

Cara menanam bunga telang berikutnya adalah merendam benih bunga telang untuk membantu mempercepat proses perkecambahannya. Benih bunga telang memiliki kulit luar yang cukup keras dan tebal. Jadi, Anda perlu merendam benih di dalam air hangat selama 4-6 jam sebelum ditanam. Cara ini akan membantu melunakkan kulit luarnya, sehingga tunas akan lebih mudah muncul.
Bahkan, beberapa orang lebih memilih mengikir kulit luar benih bunga telang untuk membantu kecambah tumbuh lebih cepat. Namun, cara ini mungkin tidak dianjurkan bagi Anda yang pemula.

4. Tanam Benih dengan Benar

Tanam benih bunga telang yang sudah direndam tadi ke dalam lubang kecil dengan kedalaman sekitar 1-2 sentimeter. Masukkan benih, tutup dengan tanah, lalu siram dengan air secukupnya. Hindari menanam bening terlalu dalam karena justru dapat mengganggu pertumbuhannya. Jika menanam banyak benih, beri jarak sekitar 30-40 sentimeter antar benih agar tidak saling berebut nutrisi dan memiliki ruang pertumbuhan yang cukup.

5. Lakukan Penyiraman Rutin


Dr. Raju Kasambe / Wikimedia Commons

Bunga telang lebih menyukai tanah yang lembap, tetapi tidak tahan terhadap genangan air berlebihan. Tanah yang lembap dan menggenang dapat menyebabkan busuk akar, membuat tanaman rentan terhadap penyakit, dan bahkan membuat tanaman mati.

Oleh karena itu, lakukan penyiraman rutin sekitar 1-2 kali sehari pada musim panas atau saat bagian permukaan tanah terasa kering. Namun, saat musim hujan, kurangi penyiraman menjadi 2-3 kali seminggu agar tanah tidak terlalu lembap atau menggenang.

Baca juga: 5 Cara Merawat Bunga Matahari Agar Tumbuh Subur dan Indah!

6. Beri Pupuk


Pixabay

Pemberian pupuk organik atau kompos secara rutin setiap 2-3 minggu sekali dapat membantu menjaga tanaman tetap ternutrisi dengan baik agar pertumbuhannya tetap optimal. Jika Anda lebih suka menggunakan pupuk NPK, pilih pupuk dengan kandungan nutrisi seimbang atau kandungan nitrogen yang sedikit lebih rendah untuk mendukung pertumbuhan bunga yang lebih maksimal. Hindari pemberian pupuk berlebihan, karena justru dapat mengurangi pertumbuhan bunga.

7. Beri Penyangga Tanaman

Satu lagi cara menanam bunga telang yang tidak boleh diabaikan, yaitu memberi penyangga tanaman. Karena bunga telang merupakan tanaman hias merambat, penyangga tanaman diperlukan agar tanaman ini dapat tumbuh tegak dan merambat dengan indah. Atau, Anda bisa menanam bunga telang di dekat dinding atau pagar agar dapat merambat secara alami.

Baca juga: Ini Manfaat Bunga Marigold, Ternyata Bisa Dimakan!

Manfaat Bunga Telang

Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, bunga telang tidak hanya dikenal karena keindahannya, tetapi juga karena beragam manfaat dan keserbagunaannya. Salah satu manfaat bunga telang yang paling populer yaitu dapat digunakan sebagai pewarna alami.

Warna biru yang diekstrak dari kelopak bunganya dapat digunakan sebagai pewarna makanan alami untuk nasi, kue, minuman, ataupun hidangan penutup (dessert). Jelas saja, tidak seperti pewarna makanan buatan, pewarna biru alami dari bunga telang bersifat aman dan bebas bahan kimia.


thefruityjem.com

Sebagai minuman, bunga telang sering dibuat menjadi teh bunga telang yang lezat dan menyehatkan. Sudah banyak penelitian yang membuktikan bahwa, teh bunga telang mengandung antioksidan kuat yang dapat membantu melawan radikal bebas, membantu meningkatkan penglihatan, dan melindungi mata dari kerusakan. Teh bunga telang juga dikenal memiliki efek menenangkan yang dapat membantu mengurangi stres dan meningkatkan suasana hati, sehingga dapat membantu tidur lebih nyenyak dan mendapatkan kualitas tidur yang lebih baik.


Jcomp / Freepik

Tak hanya untuk kesehatan tubuh, kandungan antioksidan kuat dalam teh bunga telang juga bermanfaat untuk membantu mencerahkan kulit, meningkatkan hidrasi, menenangkan kulit dari iritasi, membantu penyembuhan jerawat, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini.

Baca juga: Ini Cara Menanam Bunga Bougenville Agar Berbunga Indah!

Itulah tadi 7 cara menanam bunga telang yang benar, agar tumbuh subur dan bunganya mekar dengan indah. Dengan perawatan yang tepat, Anda dapat mempercantik taman rumah Anda dengan sentuhan warna biru yang mencolok dan menawan, sekaligus mendapatkan banyak manfaat kesehatan.