Pernahkah Anda membayangkan rasanya terbangun di dalam sebuah bangunan yang berada di tengah gurun sunyi atau seakan masuk ke dalam sinematik film ala sci-fi?




the desert observatory house, sebuah konsep bangunan tempat tinggal sekaligus observatorium ini merupakan hasil karya vrantsi yang diajukan untuk taman nasional canyolands di kawasan utah, amerika.




luas area hunian pada bangunan ini yaitu sekitar 150 m² dan dirancang dengan menyesuaikan kontur tanah secara vertikal memanjang dan rendah sehingga tampak menjulang miring dari tanah.




Baca juga Staycation Seperti di Film Sci-Fi! Vipp Tunnel di Tasmania

Bangunan ini membuktikan bahwa arsitektur dapat menjadi satu kesatuan oleh kondisi geologis, tanpa harus berdiri terpisah darinya. Hal tersebut dapat dilihat dari distribusi massa bangunan di seluruh lanskap yang selaras dengan topografi lahan.




Desain The Desert Observatory House berhasil menafsirkan massa, tebing, dan medan kontur berlapis disekitarnya. Sehingga, bagi sebagian orang awam yang melihat bangunan ini akan merasakan atmosfer berbeda seperti masuk ke dalam latar film sci-fi.




Baca juga Misterius! Instalasi Besar di Tengah Gurun Arab Saudi

Meskipun berlokasi di tengah-tengah gurun, Vrantsi telah merancang bangunan ini agar kondisi termal di dalam ruangan dapat terlindungi dari iklim ekstrem di wilayah tersebut.

Pada bagian dalam bangunan, terdapat kamar tidur yang letaknya di bagian semi bawah pada struktur bangunan. Area tersebut difungsikan sebagai area privat sekaligus sebagai tempat isolasi dan perlindungan.




Sedangkan untuk area tengah difungsikan sebagai ruang berkumpul yang letaknya terdapat di ruang pengamatan pada bagian atas struktur bangunan. 



Proyek yang dirancang oleh Vrantsi ini menjadi salah satu contoh pendekatan yang berfokus pada hubungan antara arsitektur dengan lingkungan lanskap di sekitarnya. Vrantsi berhasil menafsirkan medan gurun melalui desain massa bangunan yang dapat terkoneksi erat dengan lingkungan sekitar.

Sumber foto dan teaser oleh Vrantsi