Awal November lalu, House of Martell memperkenalkan varian terbarunya yaitu Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels. Sebagai produsen cognac asal Perancis yang telah berusia lebih dari 300 tahun, House of Martell membubuhkan nama Red Barrels pada varian terbarunya tersebut berkat pemakaian kayu ek sebagai bagian penting dari proses distilasi. Rasa lembut dan cita rasa buah menyeruak di pangkal lidah pada bagian akhir usai meneguk Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels.

Varian terbaru Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels dari House of Martell/ Setiyo Sc

Dalam paparannya, tekstur rasa dan aroma dari kayu ek pilihan serta anggur terbaik adalah inti dari pembuatan Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels itu sendiri. Kayu ek yang digunakan sebagai tong atau barel distilasi menggunakan kayu ek asal hutan Troncheais kuno di Perancis dengan rentang usia 180 hingga 200 tahun. Kayu-kayu ek tua tersebut akan menjadi tempat penyimpanan anggur tanpa batang untuk kemudian menjalani proses distilasi. Rangkaian proses itulah yang menciptakan warna tembaga keemasan serta aroma elegan dari kayu ek serta cita rasa unik dari Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels.

Jacques Menier (Heritage Director of the House of Martell), Christophe Valtaud (Martell Cellar Master of the House of Martell), dan Edhi Sumadhi (Managing Director PT Pernod Ricard Indonesia) pada acara peluncuran Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels di Hotel The Westin Jakarta/ Setiyo Sc

Pada acara makan malam peluncuran Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels yang di selenggarakan di Hotel The Westin Jakarta, hadir Edhi Sumadhi (Managing Director PT Pernod Ricard Indonesia), Jacques Menier (Heritage Director of the House of Martell), dan Christophe Valtaud (Martell Cellar Master of the House of Martell). Dalam sambutannya, Edhi Sumadhi memaparkan optimismenya pada varian Martell Cognac VSOP Aged in Red Barrels tersebut dengan cita rasa dan kualitas cognac yang ada di dalamnya.