-
Design Boom
Museum Petit Palais di Paris menghadirkan sejumlah patung hewan unik dalam rangka Art Basel Paris 2026, yang akan dibuka untuk umum secara gratis pada 20 hingga 25 Oktober 2026.
Seekor anjing St. Bernard berbahan beludru menghiasi galeri patung bersejarah, sementara gurita berbahan kulit dan paus berbahan mohair turut dipamerkan di ruangan yang sama.

Karya-karya tersebut merupakan bagian dari instalasi bertajuk Dollys & Beaux oleh seniman asal Cologne, Jerman, Cosima von Bonin, dan dipresentasikan oleh Galeri Petzel, Gaga, dan Galerie Neu.
Patung-patung berukuran besar yang awalnya dibuat untuk rumah mode LOEWE ini menghadirkan suasana berbeda di tengah koleksi patung klasik museum.


Instalasi ini menampilkan berbagai bentuk hewan, mulai dari anjing buldog, sepasang kerang, hingga kelomang. Beberapa patung mengenakan syal sutra, sementara yang lain dilengkapi kain bermotif tartan khusus untuk pameran di Paris.

Dengan bentuk yang unik dengan bahan empuk dan ukuran yang tidak biasa, patung-patung tersebut terlihat kontras dengan koleksi patung klasik di sekitarnya. Perpaduan ini mempertemukan karya berbahan kain yang lembut dengan patung tradisional yang umumnya terbuat dari batu atau bahan keras lainnya.
Kehadiran patung-patung ini di museum melanjutkan perjalanan karya Cosima von Bonin dari dunia mode ke ruang pameran seni. Pada awal 2026, ia diundang oleh Jack McCollough dan Lazaro Hernandez, direktur kreatif LOEWE, untuk membuat patung bagi peragaan koleksi Fall/Winter 2026.

Acara tersebut berlangsung di Château de Vincennes pada Maret 2026. Saat itu, patung-patung hewan karya von Bonin ditempatkan di area penonton dan duduk di atas kotak sepatu putih berukuran besar di sepanjang landasan pacu berwarna kuning.
Karya seniman tersebut juga ditampilkan melalui pakaian dan aksesori dalam koleksi LOEWE.
Baca juga: Art Paris 2026 Angkat Bahasa dan Reparation dalam Seni
Untuk Art Basel Paris 2026, patung-patung yang sama kembali ditampilkan dengan beberapa perubahan pada kostumnya. Syal sutra dan kain bermotif tartan menjadi bagian dari tampilan baru mereka.


Namun, kali ini patung-patung tersebut ditempatkan di antara koleksi permanen museum seni rupa. Tanpa suasana peragaan busana, karya-karya itu hadir sebagai bagian dari galeri dan berinteraksi dengan koleksi seni bersejarah di sekitarnya.
Hewan merupakan salah satu tema yang sering muncul dalam karya Cosima von Bonin, terutama anjing dan hewan laut. Ia menggunakan kain untuk membuat patung dengan bentuk dan pose yang menyerupai perilaku manusia.

Melalui benda-benda temuan dan berbagai unsur budaya populer, von Bonin memadukan humor dengan pengamatan terhadap hubungan sosial dan kebiasaan masyarakat. Bentuk yang besar, pose santai, dan tampilan yang menggemaskan membuat setiap patung memiliki karakter tersendiri.
Instalasi ini memberikan pengalaman berbeda bagi pengunjung Petit Palais. Mereka dapat melihat patung-patung berbahan kain dari dekat sekaligus menikmati koleksi patung klasik yang telah lama menghiasi museum.

Kehadiran paus berbahan kain dan hewan-hewan lain yang mengenakan aksesori sutra menciptakan kontras menarik dengan suasana galeri yang formal.
Sumber foto: Design Boom
-




