Dalam proses membangun atau merenovasi rumah, memilih material yang tepat adalah langkah awal untuk menciptakan hunian yang nyaman dan tahan lama. Salah satu material dinding yang kini banyak digunakan adalah bata ringan atau hebel. Selain bobotnya yang ringan, hebel dikenal memiliki ukuran yang presisi, pemasangan yang lebih cepat, serta hasil dinding yang rapi dan rata.

Namun, sebagus apa pun material yang digunakan, perencanaan tetap memegang peran penting. Salah satu hal yang sering terlewat adalah menghitung kebutuhan hebel secara tepat. Jika jumlahnya kurang, proses pembangunan bisa terhambat. Sebaliknya, jika berlebihan, material berisiko terbuang dan biaya jadi tidak efisien.


Cara Menghitung Kebutuhan Hebel


Agar proses pembangunan berjalan lebih terencana, berikut cara praktis menghitung kebutuhan hebel yang bisa diterapkan untuk rumah tinggal, dengan langkah-langkah sederhana dan mudah dipahami.


1. Mengenal Ukuran Hebel di Pasaran



homestratosphere.com


Langkah awal sebelum menghitung kebutuhan hebel adalah mengenali ukuran hebel yang umum tersedia di pasaran. Ukuran yang paling sering digunakan memiliki panjang 60 cm, tinggi 20 cm, dengan ketebalan yang bervariasi, biasanya 7,5 cm atau 10 cm.

Dengan ukuran tersebut, satu buah hebel memiliki luas sekitar 0,12 meter persegi. Informasi ini menjadi dasar penting dalam perhitungan karena akan menentukan jumlah hebel yang dibutuhkan untuk setiap meter persegi dinding. Semakin memahami ukuran material yang digunakan, semakin mudah proses perencanaan pembangunan dilakukan sejak awal.


2. Menghitung Luas Dinding



Ksenia Chernaya / Pexels


Setelah mengetahui ukuran hebel, langkah berikutnya adalah menghitung luas dinding yang akan dibangun. Cara menghitungnya cukup sederhana, yaitu dengan mengalikan panjang dinding dan tinggi dinding.

Sebagai contoh, jika total panjang dinding rumah adalah 12 meter dan tinggi dinding 3 meter, maka luas dindingnya adalah 36 meter persegi. Untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat, penting juga mengurangi area yang tidak menggunakan hebel, seperti pintu dan jendela. Dengan begitu, perhitungan kebutuhan material akan lebih sesuai dengan kondisi di lapangan.


Baca juga, Cara Menghitung Harga Tanah per Meter yang Benar, Biar Aman!


3. Menghitung Jumlah Hebel per Meter Persegi



lantaikayu.biz


Karena satu buah hebel memiliki luas sekitar 0,12 meter persegi, maka dalam satu meter persegi dinding dibutuhkan sekitar 8 hingga 9 buah hebel. Dalam praktiknya, angka ini sering dibulatkan menjadi 9 buah untuk memudahkan perhitungan.

Jika luas dinding yang akan dibangun adalah 36 meter persegi, maka kebutuhan hebel dapat dihitung dengan mengalikan 36 x 9. Hasilnya, dibutuhkan sekitar 324 buah hebel. Perhitungan ini memberi gambaran awal jumlah material yang perlu disiapkan sebelum ditambah cadangan.


Baca juga, Cara Menghitung Rangka Atap Baja Ringan per m2 Rumah




4. Menambahkan Cadangan Material



thelocalproject.com


Dalam proses pembangunan, selalu ada kemungkinan hebel mengalami kerusakan, terpotong, atau tidak terpakai karena penyesuaian di lapangan. Oleh karena itu, menambahkan cadangan material menjadi langkah yang bijak.

Umumnya, cadangan yang disarankan adalah sekitar 5 hingga 10 persen dari total kebutuhan. Jika kebutuhan awal adalah 324 buah hebel, maka total kebutuhan setelah ditambah cadangan menjadi sekitar 340 hingga 360 buah. Dengan adanya cadangan ini, proses pembangunan bisa berjalan lebih lancar tanpa harus tertunda karena kekurangan material.


Baca juga, Cara Menghitung Kebutuhan Cat Tembok Anti Boros!


5. Menghitung Kebutuhan Hebel dalam Satuan Kubik



Freepik


Hebel biasanya dijual dalam satuan kubik meter. Dalam satu meter kubik hebel, terdapat sekitar 110 hingga 115 buah, tergantung pada merek dan ukuran yang digunakan. Untuk mengetahui berapa kubik hebel yang perlu dibeli, kamu cukup membagi total kebutuhan hebel dengan jumlah isi per kubik.

Sebagai contoh, jika total kebutuhan hebel adalah 360 buah, maka dibutuhkan sekitar 3 hingga 3,5 meter kubik hebel. Dengan perhitungan ini, pembelian material menjadi lebih terencana, efisien, dan sesuai kebutuhan proyek.


Baca juga, Cara Menghitung Anak Tangga yang Benar dan Nyaman di Rumah


Dengan memahami cara praktis menghitung kebutuhan hebel sejak awal, proses pembangunan dinding rumah bisa berjalan lebih rapi, efisien, dan minim pemborosan. Perencanaan yang matang tidak hanya membantu mengontrol biaya, tetapi juga mendukung terciptanya hunian yang nyaman dan berkualitas untuk jangka panjang.




Foto teaser: Solomen / Unsplash