Sosok dengan mulut terbuka dan tangan menutupi telinga di atas jembatan mungkin menjadi salah satu gambar yang paling mudah dikenali dalam sejarah seni. 


Lukisan The Scream karya Edvard Munch dikenal lewat figur yang tampak seperti sedang berteriak di tengah lanskap dengan langit berwarna merah-oranye. Karya ini dibuat Munch pada akhir abad ke-19 dan menjadi salah satu motif paling terkenal dalam perkembangan seni modern. 





getty image


sejarah lukisan the scream edvard munch bermula dari pengalaman pribadi sang seniman. dalam catatannya, munch menggambarkan dirinya sedang berjalan bersama dua orang temannya saat matahari terbenam. 


ia melihat langit yang tampak menyala dan merasakan sesuatu yang ia gambarkan sebagai teriakan yang melewati alam. pengalaman tersebut kemudian ia tuangkan ke dalam tulisan dan gambar. 



carl court

menurut munch, teks mengenai pengalaman tersebut bahkan menjadi bagian penting dalam perkembangan motif the scream. munch kemudian terus mengeksplorasi gagasan tersebut melalui sketsa, lukisan, dan karya grafis.


motifnya memperlihatkan satu figur di bagian depan yang berdiri di sebuah jembatan, sementara dua sosok lain berada di belakang. lanskap dan langit di sekitarnya dibuat dengan garis-garis melengkung dan berombak, berbeda dari garis jembatan yang lebih tegas.



david b torch

kontras tersebut menjadi bagian penting dari tampilan lukisan the scream. warna langit yang kuat bertemu dengan area gelap pada figur dan lingkungan sekitar, sedangkan garis-garis lanskap yang berputar membuat pemandangan terasa seolah bergerak.


munch juga menekankan bahwa karya ini terbuka untuk berbagai penafsiran. tidak ada satu penjelasan tunggal mengenai siapa figur utama tersebut atau apa yang sebenarnya sedang dialaminya. 


baca juga: penuh ekspresi, ini 6 lukisan aliran ekspresionis populer!


5 versi lukisan the scream dengan teknik berbeda


jika melihat beberapa gambar the scream, anda mungkin menemukan perbedaan warna, teknik, dan tekstur. hal ini bukan karena satu karya mengalami perubahan setelah selesai, melainkan karena munch memang membuat beberapa versi dari motif yang sama.



rex features


munch sendiri membuat empat versi berwarna the scream dan satu versi litograf. kelima versi tersebut dibuat menggunakan medium dan teknik yang berbeda sehingga menghasilkan tampilan yang tidak sepenuhnya sama.


1. versi 1893, tempera dan krayon di atas karton



arabelart


versi ini dibuat menggunakan tempera dan krayon di atas karton. karya tersebut menjadi salah satu versi paling awal dari the scream dan kini berada dalam koleksi national museum di oslo, norwegia.




2. versi 1893, krayon di atas karton



arabelart


pada tahun yang sama, munch kembali mengerjakan motif the scream menggunakan krayon. penggunaan medium yang berbeda menghasilkan tekstur dan tampilan warna yang tidak sama dengan versi tempera.


3. versi 1895, pastel di ats karton



arabelart


munch kemudian membuat versi pastel pada 1895. versi ini dikenal memiliki warna yang lebih kuat dan saat ini berada dalam koleksi pribadi. karya tersebut pernah terjual melalui lelang dengan harga sekitar us$119,9 juta pada 2012.


4. versi 1895, litograf



arabelart


pada tahun yang sama, munch membuat versi litograf. teknik cetak ini memungkinkan motif the scream direproduksi dalam jumlah lebih banyak. beberapa cetakannya kemudian diberi warna dengan tangan sehingga memiliki perbedaan tampilan.


5. versi sekitar 1910, tempera dan minyak di atas karton



Arabelart


Ini merupakan versi berwarna yang dibuat lebih akhir. Karya tersebut menggunakan tempera dan minyak di atas karton dan kini berada di Munch, Oslo. Munch mencatat bahwa penanggalan versi ini masih bersifat perkiraan.




Perbedaan medium membuat masing-masing versi memiliki karakter visual tersendiri. Munch tampaknya tidak memperlakukan The Scream sebagai satu karya yang selesai dalam satu kesempatan, tetapi terus mengeksplorasi motif tersebut melalui berbagai teknik.


Hingga kini, sosok dengan ekspresi penuh kecemasan tersebut masih mudah ditemukan dalam berbagai bentuk budaya populer, sementara versi-versi aslinya tetap menjadi bagian penting dari koleksi dan kajian seni dunia.