Bagaimana jika desain ikonis Royal Oak tidak lagi hadir sebagai jam tangan pergelangan tangan, melainkan berubah menjadi jam saku berwarna-warni?
Itulah yang dilakukan Audemars Piguet dan Swatch melalui koleksi Royal Pop, kolaborasi terbaru yang menggabungkan dunia haute horology dengan sentuhan Pop Art yang lebih ekspresif dan playful.
Baca Juga: Swatch Hadirkan Koleksi Terbaru Terinspirasi Alam Tropis
Koleksi ini menghadirkan delapan jam tangan saku yang terinspirasi dari desain Royal Oak milik Audemars Piguet dan lini POP Swatch era 1980-an.
Seluruh model menggunakan material Bioceramic khas Swatch yang dipadukan dengan bentuk segi delapan khas Royal Oak lengkap dengan delapan sekrup heksagonal dan tekstur dial Petite Tapisserie.
Royal Pop hadir dalam dua gaya berbeda, yaitu Lépine dan Savonnette. Model Lépine menempatkan crown di posisi pukul 12 seperti jam saku klasik dan tersedia dalam berbagai warna cerah seperti merah muda, putih, hijau hingga hitam.
Baca Juga: Miniatur LEGO Hadirkan Kit Eksplorasi Botani Bergaya Vintage
sementara versi savonnette tampil dengan crown di posisi pukul 3 serta tambahan subdial detik kecil.
Tidak hanya tampil berbeda, jam tangan ini juga dirancang lebih fleksibel dalam penggunaannya.
selain disimpan seperti jam saku tradisional, royal pop dapat dikenakan menggunakan tali kulit yang dapat dipertukarkan, digantung pada tas, hingga ditempatkan pada dudukan sehingga berfungsi sebagai jam meja. konsep ini membuatnya terasa lebih seperti aksesori gaya dibanding sekadar penunjuk waktu.
Di balik tampilannya yang playful, koleksi ini tetap dibekali mesin mekanis SISTEM51 terbaru yang dikembangkan Swatch.
Mesin jam manual winding tersebut memiliki cadangan daya lebih dari 90 jam, pegas keseimbangan anti-magnetik Nivachron, serta detail dekoratif bergaya Pop Art yang terlihat dari bagian belakang casing transparan.
Baca Juga: Dyson Perkenalkan HushJet Mini Cool yang Modern
Melalui koleksi ini, Audemars Piguet juga ingin mengajak generasi baru melihat pembuatan jam mekanis dengan cara berbeda.
Menariknya, seluruh hasil penjualan Royal Pop akan dialokasikan untuk mendukung pelestarian keahlian pembuatan jam tangan dan pendidikan horologi generasi mendatang.