Juna Restaurant berlokasi di Jalan Arjuna, Ubud, pada tapak berkontur yang berada di posisi lebih tinggi dari sekitarnya. Perencanaan bangunan mengikuti bentuk alami lahan, dengan susunan ruang yang sengaja diarahkan untuk membingkai pandangan ke dalam sekaligus membuka orientasi ke barat, menghadap sungai dan hamparan sawah. Pendekatan ini menghadirkan lanskap sebagai bagian dari pengalaman bersantap, bukan sekadar latar visual.
di tengah konteks kawasan yang cukup padat, denah berbentuk lingkaran dipilih untuk menghadirkan skala manusia yang jelas dan terasa intim. ruang terbuka di tengah bangunan berfungsi sebagai sumber cahaya dan udara alami, sekaligus menjadi elemen pelepas yang memberi keseimbangan pada keseluruhan massa bangunan.
baca juga, wow! mandapa ubud rayakan 10 tahun dengan pengalaman mewah
alih-alih menyatukan atap pada satu titik puncak, yang berpotensi membuat ruang terasa tertutup dan membutuhkan struktur terlalu tinggi, atap juna restaurant dirancang bertingkat dan terbuka ke arah tengah. sistem ini mengarahkan air hujan ke satu titik pusat, sambil tetap menjaga keterbukaan visual dan kenyamanan pada level mata. struktur atap memadukan rangka lengkung dan sistem a-frame yang membentuk karakter ruang sekaligus memperkuat ekspresi arsitekturnya.
baca juga, staycation vila antik di ubud melalui airbnb
bambu menjadi material utama struktur bangunan, dipilih karena kekuatan, fleksibilitas, serta kedekatannya dengan tradisi konstruksi lokal. skylight menggunakan panel solartuff dengan rangka baja yang diselesaikan agar menyatu secara visual dengan bambu, sekaligus memastikan ketahanan terhadap cuaca. penutup atap berupa sirap kayu ulin dikerjakan oleh pengrajin lokal, memperlihatkan bagaimana teknik tradisional dapat diintegrasikan ke dalam sistem bangunan yang lebih modern.
kinerja bangunan sangat mengandalkan strategi pasif. denah terbuka dan celah ventilasi pada atap memungkinkan udara mengalir secara alami dan membantu pelepasan panas. inner courtyard meningkatkan pencahayaan alami dan ventilasi silang, sementara kolam, vegetasi, dan pengaturan bukaan udara berperan dalam menurunkan suhu dan meningkatkan kenyamanan termal.
baca juga, rumah cincin alexis dornier dengan pemandangan indah di bali
Di dalam bangunan, bukaan besar memastikan cahaya dan udara tetap optimal. Area dapur, bar, dan ruang makan dirancang selaras dengan alur kerja restoran, memungkinkan pelayanan yang efisien sekaligus menjaga hubungan dekat antara staf dan tamu. Keseluruhan desain Juna Restaurant memperlihatkan pendekatan arsitektur yang peka terhadap alam, budaya lokal, dan kebutuhan fungsional dalam satu kesatuan ruang yang utuh.