Bagaimana cara mempertahankan rumah tua yang hampir roboh tanpa kehilangan karakter aslinya? Sebuah rumah bergaya Victoria di Dallas, Texas, punya solusi yang cukup unik. Rumah bata merah yang dibangun pada 1903 ini tidak hanya direnovasi, tetapi dibangun kembali di dalam struktur modern yang dirancang untuk melindunginya.






ide tersebut datang dari arsitek russell buchanan bersama pemilik rumah, shannon wynne dan casey mcmanemin. rumah yang berada di kawasan cedars ini dibeli pada 2021. namun, dua tahun kemudian, kondisi bangunannya semakin memprihatinkan. pemeriksaan struktur menunjukkan bahwa rumah tersebut mengalami kerusakan cukup parah dan hampir tidak bisa diperbaiki dengan renovasi biasa.




kerusakan yang ditemukan bukan hanya pada bagian dinding. rumah ini mengalami kebocoran dan kerusakan akibat air, sementara salah satu dinding sampingnya sudah miring sekitar 20 cm. hal yang lebih mengejutkan, dinding bata yang menopang bangunan ternyata berdiri langsung di atas tanah tanpa fondasi konvensional. kondisi tanah yang mudah berubah membuat struktur rumah semakin tidak stabil. bahkan, bangunan tersebut membutuhkan penyangga tambahan agar tetap berdiri.


baca juga: bekas penjara kuno jepang disulap jadi hotel dengan 48 suite




melihat kondisi ini, arsitek buchanan mengusulkan cara yang berbeda. rumah lama akan dibongkar secara hati-hati, kemudian dibangun kembali di atas fondasi baru. setelah itu, sebuah struktur modern ditambahkan sebagai pelindung yang mengelilingi bangunan bersejarah tersebut. dengan pendekatan ini, rumah lama tetap bisa dipertahankan sekaligus terlindungi dari paparan cuaca seperti hujan, angin, dan sinar matahari.




bagian luar bangunan baru tampil dengan desain yang cukup kontras. struktur pelindungnya menggunakan aluminium dengan panel kisi-kisi berwarna abu-abu. tampilannya sederhana dan modern, berbeda dari rumah lama yang memiliki fasad bata merah khas arsitektur victoria. buchanan memang tidak berusaha membuat bangunan baru terlihat seperti rumah bersejarah. keduanya justru dibiarkan memiliki karakter masing-masing.






baca juga: gerai choux di moskow punya interior dengan pahatan emas!


sebelum dibongkar, seluruh bagian rumah lama didokumentasikan melalui foto dan pengukuran detail. proses pembongkarannya dilakukan secara bertahap, mulai dari melepas jendela, pintu, dan bagian atap hingga membongkar susunan bata satu per satu. setiap bata kemudian dibersihkan dan disimpan agar bisa digunakan kembali. detail dekoratif pada fasad juga dicatat dengan teliti supaya bentuk aslinya dapat dipertahankan saat rumah dirakit ulang.




setelah fondasi baru dan struktur pelindung selesai dibangun, rumah lama kembali disusun di dalamnya. hasil akhirnya memiliki luas sekitar 353 m² . sebagian besar elemen asli masih dipertahankan, termasuk dinding bata, balok kayu, pintu, dan jendela. tata ruangnya pun tetap mengikuti susunan awal, meski posisi dapur dan kamar mandi disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan hunian masa kini.


baca juga: instalasi gelombang air sepanjang 70 meter hadir di vatikan


menariknya, area di antara rumah lama dan struktur modern menjadi bagian yang cukup mencuri perhatian. dinding putih dan lantai teraso mengilap membuat ruang tersebut terasa seperti galeri seni. rumah bata merah yang berada di tengahnya tampak seperti bangunan bersejarah yang dipajang di dalam ruang pamer. perpaduan ini menghadirkan pengalaman ruang yang berbeda, sekaligus memperlihatkan hubungan antara arsitektur lama dan desain kontemporer.




Meski terlihat seperti rumah di dalam rumah, bangunan ini tetap dirancang agar bisa dihuni. Di dalamnya terdapat kamar tidur utama, kamar mandi utama, dan kamar mandi tambahan. Pemiliknya masih mempertimbangkan pemanfaatan properti tersebut, mulai dari hunian pribadi hingga museum, ruang acara, atau kantor organisasi sosial.