Bata merah merupakan material bangunan yang cukup populer di wilayah tropis karena terkenal akan karakternya yang kuat dan ampuh meredam panas. Meskipun begitu, jika penggunaannya tidak diperhitungkan dengan matang, kelebihan material ini justru berisiko menghambat kelancaran proyek. 



Pexels


Oleh karena itu, perhitungan kebutuhan bata merah wajib dipahami sebelum Anda memulai konstruksi hunian maupun bangunan komersial. Lewat artikel ini, Anda akan dipandu untuk memahami kebutuhan bata merah per m2 secara mudah dan praktis.


Memahami Standar Kebutuhan Bata Merah per Meter Persegi dan Faktor yang Mempengaruhinya

Memahami kebutuhan material saat membangun hunian sangatlah krusial. Penting untuk mengetahui standar acuan serta memperhatikan faktor yang mempengaruhinya. Ukuran bata merah yang pada umumnya dijumpai memiliki panjang 17 - 22 cm, lebar 7 - 12 cm, dan tebal 3 - 5 cm (Sinaga, 2012),



Pexels


Menurut Standar Nasional Indonesia (SNI) acuan dasar dalam menentukan kebutuhan bata merah per meter persegi berkisar antara 60 hingga 70 buah. Namun, angka tersebut tidak bersifat mutlak karena disesuaikan dengan apa yang sebenarnya terjadi di lapangan. Oleh karena itu, berikut adalah beberapa faktor yang dapat mempengaruhi kebutuhan bata merah:


Baca juga Berapa Ukuran Bata Ringan Ideal? Simak Tips Lengkapnya yuk!!


1. Cara Pemasangan Dinding

David Ellis & Pexels


Kebutuhan bata merah dalam pemasangan dinding dipengaruhi oleh pola susunan yang digunakan. Pada umumnya ada 2 pola yang digunakan yaitu, metode setengah bata dan satu bata penuh.


2. Ukuran Bata Merah


Pexels


Sebagian besar bata merah di Indonesia diproduksi secara konvensional, oleh karena itu ukuran bata merah bisa sangat bervariasi meskipun tidak jauh dengan standar ukuran yang telah disebutkan di atas. Semakin kecil dimensi bata merah, maka akan semakin banyak jumlah yang digunakan.


3. Ketebalan Spesi atau Mortar


Pexels


Ketebalan adukan semen antar bata merah juga berpengaruh terhadap kebutuhan jumlah bata per meter persegi. Ketebalan spesi berkisar antara 1.5 cm hingga 2 cm.


Baca juga Mencari Gambar Rumah Biaya 15 juta? Simak Ini!




Empat Tips Menghemat Penggunaan Bata Merah tanpa Mengurangi Kualitas Struktur

Agar perhitungan biaya dalam kebutuhan bata merah tidak boros, Anda perlu memahami cara perhitungan yang matang meskipun tidak mengorbankan kualitas struktur.



Pexels


1. Lakukan pengukuran ulang pada panjang dan tinggi dinding langsung di area proyek, alih-alih hanya mengandalkan ukuran pada gambar kerja

2. Memahami satuan pengukuran material, volume pekerjaan, serta rincian seluruh komponen biaya. 

3. Kurangi volume pekerjaan dengan area bukaan kosong yang tidak memerlukan dinding dengan teliti

4. Terapkan pola ikatan setengah bata (Half-brick bond), di mana bata disusun memanjang searah dengan panjang dinding.


Baca juga Mengintip Proyek Arsitektur Unik dari Bata Merah


Panduan Praktis Menghitung Total Kebutuhan Bata Merah untuk Sebuah Rumah dengan Contoh Lengkap

Pada umumnya dalam pekerjaan dinding menggunakan satuan meter persegi, sehingga untuk menentukan volume pekerjaan dinding dapat diketahui dari (Panjang dinding x tinggi dinding).


Berikut adalah contoh perhitungan total kebutuhan bata merah untuk sebuah ruang:

Pekerjaan dinding bata tebal ½ bata dengan tinggi 3.5 meter


CASA Indonesia


1. Hitung luasan dinding 

  • - Horizontal = ( 250 cm x 2) x 350 cm = 175.000 = 17.5 meter persegi
  • - Vertikal = ( 250 cm x 2) x 350 cm = 175.000 = 17.5 meter persegi
  • - Total = 17.5 + 17.5 = 35 m2


2. Hitung luas bukaan 

  • - Luas Jendela = 150 x 50 = 7.500 = 0.75 m2
  • - Luas pintu = 210 x 90 = 18.900 = 1.89 m2
  • - Total = 2.64 m2


3. Kurangi luasan dinding dengan luas bukaan

  • - Luas dinding - luas bukaan = 35 m2 - 2.64 m2 = 32.36 m2


4. Kebutuhan bata merah untuk tiap m2

  • - Bata merah per meter persegi = 70 buah
  •    70 x 32.36 = 2.265,2 = 2.300 buah




Sumber teaser oleh Pexels