-
Matte Teabar Flagship, yang dirancang oleh The Lab Saigon, menempati sebuah vila Prancis berusia lebih dari satu abad yang berada di gang permukiman di Ho Chi Minh City, Vietnam. Proyek ini mengubah bangunan bersejarah tersebut menjadi rumah teh bergaya kontemporer sambil tetap mempertahankan karakter arsitektur aslinya dan menyesuaikannya dengan ritme lingkungan sekitar yang tenang.
.

Alih-alih menggunakan papan nama besar atau pencahayaan mencolok, pintu masuknya hanya ditandai sebuah papan kecil yang bisa berayun dengan gambar kucing hijau. Elemen ini merujuk pada banyaknya kucing yang sering terlihat di kawasan tersebut, sekaligus membuat teabar ini terasa menyatu secara visual dengan kehidupan sehari-hari di gang tersebut.

Saat memasuki area, pengunjung terlebih dahulu menemukan taman luar yang ditata mengikuti vegetasi asli vila. Pendekatan desainnya mempertahankan karakter ruang terbuka di halaman, lalu menambahkan tempat duduk berupa bangku rendah yang disusun fleksibel dalam beberapa kelompok.
Susunan ini terinspirasi dari budaya ruang di kafe jalanan Vietnam yang biasanya menggunakan tempat duduk santai untuk mendukung percakapan dan interaksi sosial. Halaman tersebut juga berfungsi sebagai transisi bertahap dari gang menuju ruang interior teabar.

Di dalam bangunan utama, desain dari Studio Lab Saigon menonjolkan elemen konstruksi asli vila. Dinding bata yang dibiarkan terbuka serta struktur atap kayu memperlihatkan material bangunan sekaligus jejak usia yang telah terbentuk seiring waktu. Di dalam kerangka bangunan lama ini, elemen arsitektur baru diperkenalkan dalam bentuk volume kontemporer yang berbeda.
Blok-blok monolitik digunakan untuk membentuk area bar dan partisi interior. Permukaan baru yang halus ini sengaja dikontraskan dengan tekstur dinding bata lama, sehingga arsitektur asli tetap terlihat jelas sekaligus menciptakan organisasi ruang baru bagi teahouse tersebut.

Sebuah ruangan tambahan di bagian annex dirancang khusus untuk persiapan teh secara seremonial dan kegiatan workshop. Ruang ini berfungsi sebagai area yang lebih tenang dibandingkan bagian taman dan bar yang bersifat sosial. Tata ruangnya mendukung demonstrasi serta sesi mencicipi teh, dengan fokus pada gerakan presisi dalam proses penyeduhan.
Baca juga: Desain Kabin Liburan Pasca New Normal Penuh Inspirasi

Salah satu elemen yang menonjol di ruang ini adalah lampu gantung khusus yang bentuknya terinspirasi dari chasen, pengocok bambu tradisional yang digunakan dalam upacara minum teh. Pencahayaan hangat dari lampu tersebut diarahkan ke area persiapan, sekaligus memperkuat hubungan visual dengan budaya teh.
Proyek Matte Teabar Flagship oleh The Lab Saigon ini menunjukkan bagaimana sebuah vila Prancis berusia lebih dari seabad di Ho Chi Minh City dapat dihidupkan kembali menjadi ruang teh kontemporer. Halaman dengan bangku rendah menjadi penghubung alami antara gang dan interior, sementara papan kecil bergambar kucing hijau menjadi penanda masuk yang sederhana.

Di dalamnya, dinding bata terbuka menampilkan konstruksi historis vila, sementara struktur atap kayu memperlihatkan kerangka asli bangunan. Permukaan baru yang halus sengaja dibuat kontras dengan dinding bata bertekstur, menghadirkan elemen kontemporer tanpa menghilangkan karakter arsitektur yang sudah ada.

Sumber foto: Phu Dao & Team
-




