Penerapan kantilever mungkin masih asing bagi beberapa orang. Padahal, kantilever seringkali ditemukan dalam berbagai struktur bangunan. Penggunaannya bahkan membuat visual suatu rumah atau bangunan menjadi unik dan terkesan mewah. 

Lantas, apa yang dimaksud dengan kantilever? Berikut ini semua yang perlu Anda ketahui tentang kantilever dan contoh penerapannya. Simak!


Apa itu Kantilever?

Sederhananya, kantilever merupakan elemen dari sebuah struktur bangunan berupa pelat atau balok yang memanjang secara horizontal, tapi salah satu ujungnya tidak ditopang, sengaja dibuat menonjol dari bangunan utama. Itu membuatnya seakan-akan melayang dan menentang gravitasi. 

Sebenarnya, ini bukanlah metode baru dalam bidang arsitektur. Arsitektur Amerika, Frank Lloyd Wright, disebut-sebut sebagai pioneer penerapan struktur kantilever ini. 

Untuk penerapan kantilever pada sebuah bangunan diperlukan penguasaan teknis dan penghitungan mekanis yang sangat akurat, serta material yang berkualitas. Hal ini bertujuan agar kualitas bangunan bisa menjadi semakin kokoh dan kuat dalam menghadapi berbagai cuaca dan kondisi. Jadi tak heran jika struktur kantilever termasuk fitur yang terbilang mahal. 


Contoh Penerapan Kantilever

Struktur kantilever banyak digunakan untuk berbagai konstruksi bangunan, baik dalam skala kecil maupun besar. Berikut ini beberapa penerapan kantilever, antara lain:

1. Kantilever sebagai Balkon Atas


Arsitek: Tatsuyuki Takagi Architects Associates / Fotografer: Satoshi Asawaka

Salah satu penerapan struktur kantilever yang paling banyak ditemukan yaitu sebagai balkon atas. Umumnya, area balkon atas ini diperuntukkan bagi aktivitas yang tidak terlalu intens, sehingga tidak memerlukan struktur yang terlalu kuat. 

Ukuran kantilever untuk balkon atas ini biasanya tidak lebih dari dua meter, menjadikannya struktur kantilever yang mudah dikerjakan tanpa perlu perhitungan struktur yang rumit. Dengan demikian, biaya yang dibutuhkan untuk membangun struktur kantilever untuk balkon atas ini pun tidak terlalu banyak. 

Kantilever balkon atas bisa digunakan pada bangunan gedung bertingkat dengan ketinggian yang tidak terbatas. Artinya, Anda dapat menggunakan struktur kantilever pada lantai 2, 3, dan seterusnya. 

2. Kantilever sebagai Kanopi


Arsitek: Heesoo Kwak and IDMM Architects / Fotografer: Joon Hwan Yoon

Struktur kantilever yang sengaja dibuat menonjol dari bangunan utama otomatis akan membuat area di bawahnya tampak seperti memiliki kanopi. Permukaan di bawah struktur kantilever dapat digunakan sebagai space teduh, yang bisa Anda manfaatkan sebagai teras, area duduk bersantai, kolam renang semi-outdoor, dan lain sebagainya. Oleh karena itu, struktur kantilever memerlukan perhitungan yang benar-benar akurat, sehingga kuat dan aman untuk semua sisi; atas dan bawah. 

Ada juga kantilever kanopi yang dibuat dari rangka baja dengan bagian luar menggunakan bahan ACP hingga uPVC board yang banyak ditemui pada berbagai gedung perkantoran, bank, hingga pemerintahan.

3. Kantilever sebagai Overhanging Sky Pool




Arsitek: Vertice Arquitectos

Penerapan kantilever pada bangunan juga bisa digunakan sebagai overhanging skypool. Kolam renang yang dibuat di ketinggian akan menambah nilai estetika dan kemewahan pada suatu bangunan. 

Kolam renang ini dibuat dengan material kaca pada sisi depannya, sehingga tetap bisa memberikan pengalaman berenang sambil melihat pemandangan sekitar. Sudah banyak model kolam renang yang menerapkan kantilever pada ketinggian tertentu, terutama hotel-hotel berbintang atau apartemen. Buat Anda yang memiliki rumah bertingkat, tidak ada salahnya menerapkan kantilever kolam renang seperti ini. 

4. Kantilever sebagai Kamar Tidur Utama


Arsitek: uc21 architects / Fotografer: Mohammad Hassan Ettefagh

Struktur kantilever juga banyak digunakan sebagai kamar tidur utama, menawarkan pemandangan yang menawan dari kamar tidur Anda. Gunakan jendela besar untuk memaksimalkan sirkulasi dan pencahayaan ke dalam kamar tidur, sekaligus menciptakan bedroom with view yang sangat indah dan memanjakan mata!

5. Kantilever sebagai Atap Carport


Arsitek: Strom Architects / Fotografer: Martin Gardner

Struktur kantilever yang sengaja dibuat menonjol dari bangunan utama, otomatis akan membuat area di bawahnya menjadi area semi-outdoor. Area di bawah struktur kantilever ini bisa Anda manfaatkan sebagai carport. Itu akan melindungi mobil Anda dari panas dan hujan. Konsep seperti ini bisa Anda buat untuk membuat tampilan carport memiliki kesan unik. 

6. Fasad Bangunan


Arsitek: Heesoo Kwak and IDMM Architects / Fotografer: Joon Hwan Yoon

Fasad bangunan dapat dibuat dengan menerapkan kantilever, yang akan menambah nilai estetika pada sebuah bangunan. Untuk membuat fasad bangunan terlihat unik, Anda bisa menggunakan kantilever dengan ukuran yang relatif besar dan cukup menonjol dari bangunan utama. Penerapan kantilever seperti ini juga akan membuat tampilan fasad bangunan semakin berkarakter. 

Anda dapat melapisi kantilever fasad tersebut dengan textured paint dengan warna yang berbeda dengan tembok sekitarnya sehingga terlihat lebih unik.


Itulah semua yang perlu Anda ketahui tentang kantilever dan contoh penerapannya. Apakah Anda tertarik untuk menerapkan struktur kantilever ini di rumah Anda?



(Penulis: Calvin)