-
Melanjutkan kesuksesan pertamanya di Indonesia Design Week 2025, American Hardwood Export Council (AHEC) kembali menjalin kolaborasi bersama desainer ternama Indonesia, Hendro Hadinata. Kolaborasi ini menghadirkan Karana Habitat, koleksi furnitur yang memadukan keindahan material kayu alami dengan fungsi hunian modern.
Kehangatan Suasana di Lintang Pavilion, Sanur

Karana Habitat
Resmi diluncurkan pada 15 Agustus 2026 di ajang pameran desain interior dan arsitektur bergengsi, JIA Curated, di Sanur Bali, Karana Habitat hadir bukan lagi sekadar sebagai karya sculpture showcase yang ikonis, melainkan tumbuh melengkapi kebutuhan ruang keluarga dan area makan untuk kebutuhan sehari-hari.

Karana Habitat
Para pengunjung yang terdiri dari komunitas arsitek, desainer interior, kurator seni, serta pemikat desain lokal maupun internasional berkumpul menikmati karya secara langsung di bawah bukaan arsitektur Lintang Pavilion. Berikan pengalaman personal yang hangat di balik proses kreatif pembuatan Karana Habitat.
Koleksi Baru Karana Habitat

Karana Habitat
Jika pada babak awal koleksi Karana ditandai oleh tiga hero pieces yang ikonis yaitu Kuta Bench, Sanur Lounge Chair, dan Ubud Lamp, maka pada perancangan koleksi ini, Hendro Hadinata memperkaya jajaran koleksi ini menjadi empat elemen furnitur terbaru yaitu: Klungkung Sofa, Negara Dining Chair, Negara Armchair, dan Negara Dining Table.
Ragam Material dan Craftmanship

Karana Habitat
Daya tarik utama Karana Habitat terletak pada tingkat presisi craftsmanship yang tinggi. American hard maple dipilih sebagai material berkelanjutan yang memiliki daya tahan tinggi serta karakter visual yang unik. Terlihat dari lekukan garis struktur rangka yang melengkung, serta kesan hangat dan modern dari perpaduan kayu dan upholstery pilihan bewarna terakota.

Karana Habitat
“Setiap spesies kayu memiliki warna dan pola serat (grain) yang sangat khas baik maple, red oak, maupun cherry. Meskipun ketiganya memiliki karakter yang berbeda, mereka saling melengkapi secara intuitif. Alih-alih menyusunnya dalam pola acak, kami menyatukan ketiga spesies kayu ini menjadi satu kesatuan karya yang harmonis secara visual” - Hendro Hadinata.

Karana Habitat
Kejujuran material ini sejalan dengan prinsip keberlanjutan. Ketiga jenis kayu yang dipilih berasal dari hutan Hardwoods Amerika Serikat yang dikelola secara bertanggung jawab. Melalui proses pemanenan selektif dan regenerasi alami, hutan ini tetap terjaga dan tumbuh menjadi sumber daya alam yang ramah lingkungan.
Sumber teaser dan foto oleh Karana Habitat
-




