-
Orbon Alija / Getty Images
Tahukah Anda banyak orang menyimpan pakaian lebih dari yang mereka pakai karena alasan emosional atau kebiasaan lama? Baju yang tidak dipakai, terlalu banyak pilihan, atau barang yang hanya dipasang sekali sering membuat lemari terasa penuh dan membingungkan. Para professional organizer punya kiat khusus yang bisa membantu Anda menyingkirkan pakaian yang tidak perlu tanpa menimbulkan rasa menyesal dan tanpa membuat prosesnya terasa berat.
Strategi ini tidak hanya membuat lemari lebih rapi tetapi juga membantu Anda memahami gaya hidup dan pilihan berpakaian Anda sendiri? Dengan pendekatan yang tepat, Anda bisa menjadikan ruang pakaian Anda lebih efisien, menyenangkan, dan lebih mudah dipelihara setiap hari.
7 Strategi Jitu Membuat Lemari yang Ringkas
1. Mulai Dengan Mengelompokkan Berdasarkan Kategori

Fritzel Wei
Langkah pertama yang disarankan oleh para profesional organizer adalah membagi pakaian berdasarkan kategori. Misalnya, kumpulkan semua kaos, celana, dan jaket di satu tempat, kemudian bandingkan jumlahnya. Ini membantu Anda melihat secara visual jumlah lini pakaian tertentu sehingga proses decluttering menjadi lebih terarah.
Dengan bekerja per kategori daripada langsung menyisir seluruh lemari sekaligus, Anda akan merasa tidak terlalu terbebani. Kategori kecil juga membantu memberi fokus dan motivasi karena perubahan akan terlihat lebih cepat.
2. Bekerja Satu Bagian Sekaligus Agar Tidak Terlalu Banyak Keputusan

Margot Brugghe
Ketika menghadapi banyak pakaian sekaligus, otak cenderung mengalami “decision fatigue”, yaitu rasa lelah membuat keputusan karena terlalu banyak pilihan. Karena itu para pakar menyarankan untuk menyelesaikan satu kategori dahulu sebelum berpindah ke kategori berikutnya.
Misalnya, fokuskan pikiran pada kaos atau jaket dulu, bukan seluruh isi lemari sekaligus. Dengan cara ini prosesnya terasa lebih ringan dan Anda bisa lebih cepat mendapatkan hasil yang terlihat nyata di lemari Anda.
3. Pastikan Apakah Anda Memakainya atau Mencintainya?

Sa Albisser
Kunci untuk menjadi tegas saat memilah pakaian adalah menjawab pertanyaan ini: “Apakah saya benar-benar memakai ini atau mencintai ini?”. Jika jawaban Anda tidak yakin atau cenderung ragu, pakaian tersebut bisa dimasukkan ke tumpukan untuk dipertimbangkan dilepas.
Pertanyaan ini membantu menghindari penyimpanan barang karena sentimental atau tekanan emosional. Fokuslah pada fungsi nyata dan kenyamanan saat memilih item yang layak tetap ada di lemari.
Baca juga Cara Membuat Bingkai Foto Dari Stik Es Krim, Mudah & Unik!
4. Jangan Terlalu Lama Terjebak pada Satu Pakaian

La Tortura
Sering kali kita terjebak pada satu potong pakaian yang sulit dilepas karena kenangan atau alasan tertentu. Para organizer memberi saran untuk tidak menghabiskan waktu terlalu lama pada satu item.
Jika Anda bimbang pada satu pakaian, simpan dulu sementara di sebuah kotak “pertimbangan”, lalu lanjutkan dengan item lain yang lebih mudah diputuskan. Ketika kembali lagi nanti, Anda mungkin punya perspektif yang lebih jernih.
5. Minta Pendapat Teman atau Orang Terpercaya

Little Folks Furniture
Kadang sulit untuk objektif terhadap pakaian kita sendiri. Karena itu para profesional organizer merekomendasikan mengundang teman atau orang terpercaya untuk membantu. Seseorang yang memberikan pendapat yang jujur dapat memberi Anda perspektif baru, khususnya soal apa yang benar-benar layak disimpan atau dilepas.
Masukan dari orang lain terutama berguna saat Anda merasa emosional terhadap satu atau beberapa item namun sebenarnya tidak sering dipakai.
Baca juga Anti Ribet! Pakai 4 Jasa Cleaning Home Ini Saat Mudik
6. Pisahkan Pakaian Untuk Donasi atau Daur Ulang

Edan Woolridge
Setelah menentukan pakaian yang ingin dilepas, langkah selanjutnya adalah memisahkan apa yang masih layak dipakai untuk donasi dan apa yang harus didaur ulang. Pakaian yang masih dalam kondisi baik layak disumbangkan kepada orang yang lebih membutuhkan, sedangkan item rusak atau usang bisa dikumpulkan untuk daur ulang.
Membagi menjadi dua kategori ini membantu Anda memutuskan dengan lebih jelas dan memberi rasa puas karena barang-barang yang dilepas tetap punya tujuan positif.
7. Tata Ulang Lemari dengan Sistem yang Jelas

Nella Capitaine Drouaillet
Setelah menyaring pakaian dan tahu apa yang akan disimpan, para organizer menyarankan mengatur barang dengan sistem tertentu. Misalnya, pakaian yang sama tipe digantung dalam urutan rapih, seperti semua kemeja bersama, semua celana bersama, dan seterusnya.
Menggunakan gantungan yang seragam dan alat bantu seperti organizer laci atau rak khusus akan membantu lemari Anda tetap rapi lebih lama. Visual yang bersih dan terstruktur juga memberi kepuasan tersendiri serta membuat proses memilih pakaian setiap hari jadi lebih efisien.
Baca juga Liburan Anti Ribet! 8 Item Bantu Packing Jadi Lebih Compact
Mengapa Anda Harus Mulai Sekarang?

Anastasiia Krivenok / Getty Images
Dikarenakan decluttering lemari sendiri bukan hanya soal mengurangi jumlah pakaian, tetapi soal membentuk kebiasaan memilih barang dengan lebih baik. Lemari yang teratur memberi lebih banyak ruang, memudahkan rutinitas berpakaian harian, dan bahkan bisa mengurangi stres dengan mengurangi “visual clutter” di rumah Anda.
Dengan mengikuti langkah-langkah di atas secara konsisten, Anda bukan hanya mengosongkan lemari, tetapi juga memelihara ruang yang membuat hidup sehari-hari terasa lebih ringan dan menyenangkan.
Sumber Teaser oleh Orbon Alija / Getty Images
-




