Setujukah Anda bahwa sebuah gerai makanan dan minuman kini tidak lagi sekadar soal apa yang tersaji di balik counter? Ruang, suasana, hingga cara sebuah brand hadir di tengah rutinitas ikut membentuk pengalaman. Gagasan inilah yang terasa pada kehadiran Jamba di Jakarta, dengan gerai pertamanya di Gandaria City yang baru saja soft opening tanggal 23 Oktober 2026.
MRA Group menghadirkan kembali Jamba ke Indonesia dengan konsep baru yang menempatkan brand sebagai bagian dari gaya hidup urban. Bukan hanya tempat untuk mengambil smoothie lalu kembali beraktivitas, gerai ini hadir untuk menemani berbagai ritme keseharian, dari sarapan sebelum memulai hari, makan siang praktis, hingga jeda singkat di antara kesibukan.
pendekatan tersebut juga tercermin dari cara jamba memandang ruang. konsep terbarunya membawa suasana yang nyaman dan menyenangkan, selaras dengan filosofi brand untuk membuat pengunjung meninggalkan gerai dengan perasaan yang lebih baik. dengan begitu, pengalaman di jamba tidak berhenti pada produk, tetapi turut hadir melalui ambience dan momen yang tercipta di dalamnya.
pilihan menunya pun cukup beragam. selain whirl'd famous smoothies yang terbagi dalam beberapa kategori, tersedia pula fresh juices, over ice beverages, smoothie bowls, coffee & tea, hingga sandwiches. untuk smoothie, tersedia dua ukuran, yaitu fit 12 oz dan max 16 oz. harganya dimulai dari rp45.000 hingga rp90.000, tergantung kategori dan ukuran.
#casapick kali ini jatuh pada tiga pilihan yang menarik untuk dicoba. ada mango-a-go-go dengan karakter rasa mangga dan nanas, caribbean passion yang memadukan nuansa strawberry, peach, dan orange, serta aloha pineapple dengan perpaduan pineapple, strawberry, dan banana. ketiganya berada dalam kategori classic smoothies dengan harga rp45.000 untuk ukuran fit dan rp55.000 untuk ukuran max.
kembalinya jamba sekaligus menjadi bagian dari langkah mra group dalam memperluas portofolio lifestyle dengan menghadirkan kembali brand internasional yang relevan dengan perubahan kebiasaan konsumen. bagi grup yang juga menaungi berbagai bisnis retail, hospitality, media, dan lifestyle, termasuk casa indonesia, kehadiran jamba memperlihatkan bagaimana pengalaman sebuah brand kini semakin erat dengan ruang dan cara orang menjalani keseharian.
Didirikan di California pada 1990, Jamba kini telah memiliki lebih dari 750 lokasi di sembilan negara. Di Jakarta, babak barunya dimulai dari Gandaria City, membawa smoothie, bowl, dan berbagai pilihan menu lain sebagai bagian dari keseharian urban.