Sebagai rangkaian dari Creative Freedom Festival 2018, Intersastra bekerja sama dengan Kedutaan Besar Norwegia dan Koalisi Seni Indonesia dalam mengadakan pameran House of The Unsilenced


berlangsung dari 15 agustus sampai 2 september 2018, pameran berlokasi di cemara 6 galeri-museum. selain itu, sejumlah workshop, pertunjukan, diskusi umum, dan beragam acara lainnya turut diselenggarakan sebagai bagian dari creative freedom festival 2018



 >

hurt, rise, forgive (2018) oleh salima hakim

pameran diselenggarakan dengan tujuan guna mengajak masyarakat untuk lebih peka atas dampak dari kekerasan seksual yang kerap kali dipandang sebelah mata. tujuan sosial ini diwakilkan melalui kreativitas para seniman yang berkolaborasi dengan para penyintas.



sumber: house of the unsilenced


sejumlah penyintas dari jabodetabek, jawa timur, yogyakarta, dan makassar turut ikut serta dalam perhelatan ini. beliau-beliau ini bekerja sama dengan seniman lokal, seperti ika vantiani, dewi candraningrum, molly crabapple, dan masih banyak lagi.



beragam karya seni instalasi menceritakan kisah yang dialami para penyintas. karya pun hadir sebagai media ekspresi dan kritik atas kehidupan para penyintas di kehidupan masyarakat.

Sumber: House of The Unsilenced


Simak terus informasi desain dan travelling lainnya di instagram dan website CASA Indonesia.