Drop Pod merupakan unit hunian modular prefabrikasi yang dikembangkan untuk menyediakan tempat tinggal yang fleksibel dan adaptif di berbagai lingkungan. Di Lombok, Drop Pod menggunakan konfigurasi mezzanine yang memberikan tambahan ruang interior sekaligus menyesuaikan ketinggiannya dengan kondisi tapak.
Bangunan ini berdiri di atas fondasi batu kali dan dibuat setinggi 60 cm dari permukaan tanah untuk merespon kebutuhan iklim serta kondisi topografi setempat. Fasadnya menjadi salah satu daya tarik utama dengan bentuk didominasi garis-garis organik yang mengalir dan memberikan karakter unik pada bangunan.
dirancang oleh inspiral architecture and design studios pada 2025, drop pod hadir sebagai hunian dengan pendekatan arsitektur modern di lombok, indonesia. struktur prefabrikasinya memiliki bentuk organik dengan estetika yang fungsional sekaligus menarik.
menurut inspiral architecture and design studios, drop pod dirancang untuk beradaptasi dengan berbagai kebutuhan topografi dan iklim. fleksibilitas tersebut membuatnya dapat digunakan sebagai hunian mandiri, perluasan rumah, maupun bagian dari sistem hunian sosial yang lebih besar.
struktur modularnya juga memungkinkan penyesuaian berdasarkan kebutuhan penghuni dan kondisi lingkungan, sehingga dapat menjadi solusi untuk menghadapi pertumbuhan kawasan perkotaan, keterbatasan lahan, hingga perubahan kondisi iklim.
memasuki bagian dalam, penghuni disambut tata ruang terbuka yang terasa luas. interiornya menggunakan aksen kayu alami pada dinding dan langit-langit untuk menciptakan suasana hangat.
area makan dirancang sebagai ruang komunal yang nyaman untuk menikmati waktu bersama, sementara area ruang keluarga di sisi berseberangan menawarkan tempat bersantai dengan jendela-jendela besar yang memungkinkan cahaya alami masuk secara maksimal.
naik ke area mezzanine, terdapat ruang tidur yang lebih privat dan nyaman. jendela berukuran besar memungkinkan sinar matahari masuk sekaligus memberikan penghuni koneksi langsung dengan lanskap di luar.
bentuk langit-langit yang melengkung membuat ruangan terasa lebih lapang, sementara berbagai solusi penyimpanan dimanfaatkan untuk mengoptimalkan ruang yang tersedia.
kabinet yang ramping menyediakan ruang penyimpanan yang cukup, sedangkan jendela berbentuk membulat memberikan sentuhan visual yang khas. perpaduan tersebut menciptakan ruang yang tetap fungsional sekaligus terasa segar dan nyaman.
baca juga: wellness journey jimbaran puri bali, relaksasi dan tradisi
selain bagian interiornya, drop pod juga dirancang dengan tingkat fleksibilitas yang tinggi. hunian ini dapat berdiri sebagai tempat tinggal mandiri maupun menjadi bagian dari jaringan hunian komunal yang lebih besar.
konsep modular tersebut memungkinkan penghuni menyesuaikan ruang tinggal berdasarkan kebutuhan dan preferensi masing-masing. untuk menikmati suasana luar, drop pod juga dilengkapi dek pribadi yang menghadap lingkungan sekitar.
Vegetasi hijau di sekeliling bangunan memperkuat kesan alami sekaligus membantu menciptakan transisi yang lebih menyatu antara ruang interior dan eksterior.