Bjarke Ingels Group (BIG) menyelesaikan kantor pusat Dymak di Odense, Denmark, dengan luas 2.800 meter² yang dirancang tidak hanya sebagai ruang kerja, tetapi juga sebagai demonstrasi material dalam skala penuh. Terletak di antara kawasan industri dan lahan basah di sekitar Danau Glisholm, bangunan berbentuk lingkaran ini mengelilingi halaman tengah yang ditanami vegetasi, menghadirkan cahaya alami, lanskap, dan ruang bersama ke pusat aktivitas sehari-hari. BIG menjadikan konstruksi bangunan sebagai pernyataan utama dengan mengubah kantor pusat Dymak menjadi semacam katalog material alami dalam skala arsitektur.






big mengintegrasikan berbagai material yang biasanya ditampilkan sebagai sampel terpisah di dalam showroom ke dalam arsitektur bangunan, mulai dari kayu massal, tanah liat, gabus, lamun, hingga plafon yang terbuat dari serat kertas daur ulang. material-material tersebut membentuk lingkungan kerja sekaligus memungkinkan karyawan dan pengunjung merasakan karakter material secara langsung dalam skala ruang, area kerja, dan ruang komunal, sehingga konsep katalog tidak lagi sekadar sesuatu yang dilihat, tetapi menjadi bagian dari ruang yang dapat dihuni.




sebelum bangunan selesai, kantor pusat ini telah lebih dulu diperkenalkan kepada publik melalui pertunjukan khusus dari koma ballet yang digelar di dalam bangunan, ketika para penari bergerak melewati interior kayu yang melingkar. big menyebut bahwa pertunjukan tersebut turut memperlihatkan gagasan utama proyek, yaitu menciptakan tempat kerja yang dirancang berdasarkan pergerakan manusia, cahaya alami, material, dan energi.





melalui denah melingkar, big menata ruang kantor mengelilingi halaman hijau yang terlindungi dan dapat terlihat dari hampir setiap area kerja. lantai bata yang memanjang dari dalam bangunan hingga ke halaman menciptakan kesinambungan ruang, sementara tepian tempat duduk yang luas dan tanaman asli membentuk lanskap menyerupai amfiteater yang dapat digunakan untuk pertemuan informal maupun aktivitas bersama sehari-hari.







atap bangunan yang bergelombang juga dirancang dengan mempertimbangkan performa lingkungan. bagian atap mengarah ke utara untuk membingkai pemandangan hutan di sekitar bangunan, sementara sisi selatannya dibuat menurun untuk mengurangi paparan panas matahari, meningkatkan kenyamanan di dalam ruangan, dan meredam kebisingan lalu lintas. geometri atap yang terlipat sekaligus menciptakan permukaan yang optimal untuk memasang sekitar 880 panel fotovoltaik dengan bentuk khusus, sehingga produksi energi terbarukan dapat terintegrasi langsung ke dalam arsitektur.


baca juga: atap organik di tiongkok sambungkan desa dan pegunungan





pada bagian fasad, sistem kisi-kisi yang memadukan kayu dan kaca berfungsi menyaring cahaya alami, sementara sirip vertikal dibuat lebih rapat di sisi selatan dan lebih terbuka di sisi utara untuk membingkai pemandangan sekaligus mengatur panas. di area luar, tim lanskap big menggunakan cekungan tanaman dan saluran drainase terbuka untuk memperlambat serta menampung air hujan sebagai bagian dari lanskap di sekitar bangunan.