Wutopia Lab menghadirkan konsep yang tidak biasa dalam merancang gerbang kawasan hunian melalui Whale Gate di Golden Island, Shangqiu, Provinsi Henan, Tiongkok.
berbeda dari gerbang perumahan pada umumnya, bangunan ini dirancang menyerupai siluet paus yang berpadu dengan elemen air dan pepohonan disekitarnya sehingga tampil sebagai landmark yang menyatu dengan lanskap.
whale gate menjadi pintu masuk kawasan hunian milik jinsha group. namun, fungsinya tidak hanya sebatas akses keluar masuk, melainkan juga sebagai simbol perpindahan dari suasana kota yang sibuk menuju lingkungan hunian yang lebih tenang dan nyaman.
baca juga: home for life, hunian yang dirancang untuk menemani masa tua
desainnya terinspirasi oleh kisah pulau-pulau dalam mitologi tiongkok serta sosok paus yang kerap digambarkan sebagai penghubung antara dua dunia.
ide tersebut diwujudkan melalui gerbang yang memberikan pengalaman seolah-olah penghuni sedang "melewati mata paus" sebelum memasuki kawasan perumahan.
alih-alih menampilkan bentuk paus secara literal, wutopia lab memilih pendekatan yang lebih abstrak. gerbang dibentuk dari lengkungan panel aluminium berwarna biru, sementara bukaan berwarna emas di bagian tengah berfungsi sebagai pintu masuk utama.
di bagian atasnya, panel aluminium putih berlubang dirancang menyerupai semburan air paus sekaligus menjadi kanopi yang menaungi area masuk.
baca juga: unik! air mancur lime green warnai sudut kota london
gerbang ini juga dilengkapi platform observasi yang dapat diakses khusus oleh penghuni. area tersebut terhubung melalui tangga berwarna emas dan menawarkan panorama danau, pepohonan, serta kawasan hunian di sekitarnya dari ketinggian.
meski tampil sederhana dari kejauhan, whale gate didukung oleh sistem konstruksi yang rumit. bangunan ini menggabungkan rangka baja, substruktur aluminium, lapisan kedap air, panel aluminium honeycomb melengkung ganda, serta profil berbentuk sirip yang membentuk keseluruhan fasad. seluruh strukturnya memiliki berat sekitar 60 ton dan terdiri atas hampir 4.000 komponen.
Untuk menghasilkan bentuk lengkung yang presisi, tim arsitek memproduksi sekitar 1.170 panel aluminium dengan bentuk yang berbeda. Proses fabrikasinya juga melibatkan hampir 10.000 titik koordinat tiga dimensi sehingga setiap komponen dapat dipasang dengan tingkat akurasi yang tinggi.