Sebuah tim kreatif asal Seattle menghadirkan Tin Can, sebuah telepon rumah yang dirancang khusus untuk anak-anak agar tetap bisa berkomunikasi tanpa terpapar distraksi dari smartphone.
Perangkat ini dikembangkan oleh Chet Kittleson, Max Blumen, dan Graeme Davies setelah mereka kesulitan menemukan ponsel yang aman dan sesuai untuk anak-anak mereka.
Tin Can bekerja seperti telepon rumah tradisional karena hanya memiliki fungsi untuk melakukan panggilan. Tanpa layar, perangkat ini tidak memungkinkan akses ke pesan teks, aplikasi, maupun internet, sehingga anak-anak dapat lebih fokus saat berkomunikasi.
Baca Juga: Back to Old School! Gaya Analog Lewat Kamera Mini Digital
Namanya sendiri terinspirasi dari permainan masa kecil menggunakan kaleng dan tali sebagai alat komunikasi sederhana. Desainnya pun mengikuti konsep tersebut, dengan bentuk silinder dan permukaan beralur, serta pilihan warna yang cerah seperti merah muda, putih, kuning, dan hijau mint.
dalam proses perancangannya, tim sangat memperhatikan detail, mulai dari bentuk, berat, hingga sensasi kabel yang fleksibel.
Tin Can juga tidak menggunakan baterai dan harus terhubung langsung ke listrik, sehingga pengguna tetap berada di satu tempat saat melakukan panggilan. Hal ini diharapkan dapat mendorong anak-anak untuk lebih fokus dan hadir dalam percakapan.
Baca Juga: Swatch Hadirkan Koleksi Terbaru Terinspirasi Alam Tropis
Untuk keamanan, panggilan hanya dapat dilakukan ke daftar kontak yang telah disetujui orang tua melalui aplikasi pendamping. Aplikasi ini juga memungkinkan pengaturan waktu tertentu, seperti jam tidur atau waktu belajar, di mana panggilan akan dinonaktifkan.
Kehadiran Tin Can menjadi bagian dari tren perangkat komunikasi alternatif untuk anak-anak. Sebelumnya, perusahaan teknologi Karri juga mengembangkan perangkat ramah anak dengan fitur seperti pesan suara dan pelacakan lokasi, sebagai upaya menciptakan cara komunikasi yang lebih aman dan terkontrol.