Serpentine Pavilion 2026 resmi diumumkan, dan tahun ini komisi bergengsi tersebut jatuh kepada Lanza Atelier, studio arsitektur berbasis di Mexico City yang dipimpin oleh Isabel Abascal dan Alessandro Arienzo. Untuk edisi ke-25 ini, mereka menghadirkan struktur bata melengkung yang membentuk ruang terbuka, berpori, dan mengalir di tengah lanskap Kensington Gardens, London.
desain pavilion mengacu pada tradisi crinkle-crankle wall, teknik dinding bergelombang yang secara struktural memungkinkan ketebalan lebih tipis namun tetap stabil. melalui susunan bata kurva, lanza atelier menciptakan pengalaman spasial yang tidak frontal, melainkan bergerak mengikuti ritme lengkung. cahaya, bayangan, dan sirkulasi pengunjung menjadi bagian dari komposisi arsitektural itu sendiri.
serpentine pavilion merupakan program arsitektur tahunan yang dimulai pada tahun 2000 oleh serpentine galleries di london. setiap tahun, seorang arsitek internasional yang belum pernah membangun proyek permanen di inggris diundang untuk merancang pavilion sementara di halaman galeri. program ini telah melahirkan karya-karya ikonis dari zaha hadid, sou fujimoto, bjarke ingels, hingga frida escobedo pada 2018. kehadiran lanza atelier sekaligus menandai kembalinya arsitek meksiko ke panggung serpentine setelah delapan tahun.
dikenal melalui pendekatan yang sensitif terhadap material dan konteks, lanza atelier kerap mengeksplorasi konstruksi tradisional meksiko dengan bahasa kontemporer. karya-karya mereka menonjolkan penggunaan bata, beton, dan elemen struktural sederhana yang diolah menjadi komposisi geometris ekspresif namun tetap rasional.
Crinkle-crankle wall. Foto: Alco Group
Serpentine Pavilion 2026 akan dibuka untuk publik mulai 6 Juni hingga 25 Oktober 2026. Melalui bata yang melengkung dan ruang yang mengalir, Lanza Atelier menawarkan interpretasi yang tenang namun kuat tentang bagaimana arsitektur sementara dapat membentuk pengalaman kolektif.