-
Instagram: @santpaubcn
Jika membahas arsitektur paling terkenal di Barcelona, nama Antoni Gaudi mungkin langsung terlintas lewat mosaik warna-warni dan basilika megahnya. Namun, kompleks Art Nouveau terbesar di dunia ternyata dirancang oleh gurunya, Lluis Domenech i Montaner.
.jpg)
Joe Mabel via Wikimedia Commons
Ia merupakan arsitek asal Katalonia yang percaya bahwa arsitektur dan alam dapat membantu proses penyembuhan, sehingga ia merancang Hospital Sant Pau untuk menggantikan Hospital de la Santa Creu yang sudah terlalu sempit dan penuh sesak.

Instagram: @santpaubcn
Alih-alih membuat rumah sakit yang terasa dingin dan klinis, Domenech i Montaner menciptakan konsep seperti “kota di dalam kota”. Para pasien dikelilingi taman, sinar matahari, udara segar, serta hampir 30 paviliun penuh warna.
Pada masa ketika rumah sakit umumnya gelap dan padat, desain optimistis ini dianggap revolusioner karena muncul bersamaan dengan semakin kuatnya keyakinan bahwa lingkungan yang indah dapat membantu meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Instagram: @santpaubcn
Setiap paviliun dirancang agar mendapatkan paparan sinar matahari alami secara maksimal. Permukaan yang dilapisi keramik dekoratif juga membantu menjaga kebersihan dan higienitas rumah sakit.
Mosaik bermotif bunga, langit-langit berkubah, serta berbagai ukiran membuat ruang perawatan terasa indah dan lebih ramah, sementara ukiran batu berbentuk santo dan malaikat tersebar di berbagai bagian kompleks.

Instagram: @santpaubcn
Dengan warna pastel, lengkungan simetris, dan detail unik, sejumlah ruangan di Hospital Sant Pau bahkan terlihat seperti latar film Wes Anderson. Para pasien juga dapat bersantai di ruang berjemur dan taman yang dipenuhi lavender, rosemary, serta pohon jeruk.
Bacara juga: Casa Batlló Buka Hunian Rahasia yang Tersembunyi 100 Tahun
Di bawah kompleks tersebut terdapat lorong-lorong bawah tanah yang memungkinkan pasien dipindahkan dengan cepat dan tetap menjaga privasi menuju ruang perawatan lainnya.
.jpg)
Ralf Roletschek via Wikimedia Commons
Di bagian paling ujung kompleks terdapat paviliun biara yang dirancang oleh Pere Domènech, putra Lluos Domenech i Montaner. Paviliun ini terhubung melalui jalur beratap dan menjadi tempat berbagai fasilitas penting rumah sakit, seperti dapur, apotek, serta tempat tinggal para biarawati yang merawat pasien.
Pembangunan rumah sakit dimulai pada 1902, tetapi Domenech i Montaner tidak sempat melihat mahakaryanya selesai karena ia meninggal pada 1923. Setelah hampir 80 tahun berfungsi sebagai rumah sakit, layanan medis akhirnya dipindahkan ke fasilitas modern di sebelah kompleks bersejarah tersebut pada 2009.
.jpg)
Kent Wang via Wikimedia Commons
Pada 1997, kompleks rumah sakit ini ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO karena memiliki “keunikan arsitektur dan keindahan artistik”. Paviliun-paviliun Art Nouveau yang asli kemudian dipugar dan kini dibuka untuk pengunjung, sehingga masyarakat dapat melihat langsung salah satu contoh Catalan Modernisme yang paling menakjubkan dan masih bertahan hingga sekarang.

Joe Mabel via Wikimedia Commons
.jpg)
Kent Wang via Wikimedia Commons
-




