Association of Southeast Asian Nations (ASEAN) resmi menginjak usia lima dekade tahun ini. Tepatnya pada 8 Agustus tahun 1967 sebuah deklarasi dilakukan di kota Bangkok, Thailand yang diikuti oleh wakil dari lima negara yaitu, Adam Malik (Indonesia), Tun Abdul Razak (Malaysia), S. Rajaratnam (Singapura), Thanat Khoman (Thailand), dan Narciso Ramos (Filipina), mereka juga lebih dikenal sebagai The Founding Fathers of ASEAN.

Perhimpunan negara-negara di Asia Tenggara yang kini telah beranggotakan sebelas negara ini telah banyak bekerja sama dalam bidang ekonomi, budaya, industri, dan mempromosikan kedamaian kepada dunia.


Dokumen asli perjanjian ASEAN Declaration di Bangkok, Thailand tahun 1967.


Selebrasi lima dekade dirayakan dalam acara bertajuk "ASEAN50: Celebrating the People's Community", yaitu pekan komunitas ASEAN yang terdiri dari food festival, pameran seni, pertunjukkan budaya dan lain sebagainya. Acara ASEAN50 yang berlokasi di gedung sekretariat ASEAN, Jakarta Selatan, turut resmi dibuka oleh Presiden Ir. H. Joko Widodo dan General Secretary of ASEAN, H.E Le Luong Minh asal Vietnam sebagai penyelenggara acara.

Bapak Presiden juga menyampaikan bahwa beliau turut berbangga akan komunitas ASEAN yang telah erat menjalin persahabatan selama lima puluh tahun ini dan berharap di masa depan tetap terjalin kerjasama yang baik dan kompetitif di era globalisasi dan pasar bebas Asia Tenggara.



Beberapa karya seni dari para seniman komunitas ASEAN dalam pameran Assemblage.


Maket yang menampilkan desain gedung sekretariat ASEAN yang baru karya Bentara Arsitek Indonesia.




Foto: Dok. CASA Indonesia