-
5 Cara Mudah Menghitung Luas Bangunan Rumah Anda
Dalam dunia properti, Anda mungkin sering menemukan istilah LT dan LB ketika melihat spesifikasi rumah. Kedua singkatan ini Merujuk pada Luas Tanah (LT) dan Luas Bangunan (LB). Luas tanah menunjukkan total luas lahan tempat rumah berdiri, sementara luas bangunan mengacu pada total luas konstruksi bangunan yang dihitung dari lantai dasar hingga lantai tambahan jika ada.
Baca juga, Pahami Perbedaan Luas Tanah dan Luas Bangunan, Jangan Salah!

CariProperti
Perbedaan keduanya cukup penting dalam memahami ukuran suatu perumahan. Misalnya, pengembang sering menuliskan tipe rumah dalam format angka seperti 84/89 atau 114/132. Cara pembacaannya adalah angka pertama menunjukkan Luas Tanah (LT) dan angka kedua menunjukkan Luas Bangunan (LB). Misalnya, tipe Bacilio (84/89) berarti rumah tersebut memiliki luas tanah 84 m² dengan luas bangunan 89 m², sedangkan tipe Hara (114/132) memiliki luas tanah 114 m² dan luas bangunan 132 m².

sobatteknik.com
Memahami perbedaan antara LT dan LB akan membantu Anda membaca spesifikasi rumah dengan lebih tepat. Setelah mengetahui konsep dasar ini, Anda dapat mulai menghitung luas bangunan rumah dengan beberapa metode sederhana berikut.
1. Menggunakan Rumus Dasar Luas Persegi atau Persegi Panjang
Metode paling sederhana dalam menghitung luas bangunan adalah menggunakan rumus dasar geometri. Jika bentuk bangunan menyerupai persegi atau persegi panjang, luasnya dapat dihitung dengan rumus:
Luas = Panjang × Lebar
Misalnya, sebuah bangunan memiliki ukuran panjang 12 meter dan lebar 8 meter. Maka perhitungannya:
Luas = 12 m × 8 m = 96 m²
Hasil tersebut menunjukkan total luas lantai bangunan pada satu tingkat. Jika rumah memiliki dua lantai dengan ukuran yang sama, maka total luas bangunan menjadi:
96 m² × 2 lantai = 192 m²

AMODA
2. Membagi Denah Bangunan Menjadi Beberapa Bidang
Banyak rumah yang memiliki bentuk denah yang tidak beraturan, misalnya berbentuk huruf L atau memiliki tambahan ruang di beberapa sisi. Untuk menghitung luas bangunan seperti ini, langkah yang umum dilakukan adalah membaginya menjadi beberapa bentuk sederhana seperti persegi atau persegi panjang.
Misalnya sebuah rumah berbentuk huruf L dengan dua bidang utama:
• Bidang pertama: 10 m × 8 m = 80 m²
• Bidang kedua: 4 m × 6 m = 24 m²
Total luas bangunan dihitung dengan menjumlahkan kedua bidang tersebut:
80 m² + 24 m² = 104 m²
Metode ini sering digunakan dalam perencanaan arsitektur karena mampu menghasilkan perhitungan yang cukup presisi.

99.co
3. Menghitung Luas Setiap Ruangan
Cara lain yang cukup teknis adalah menghitung luas setiap ruangan secara terpisah. Metode ini biasanya digunakan ketika Anda memiliki ukuran detail dari setiap ruang dalam rumah.
Sebagai contoh:
• Ruang tamu: 4 m × 5 m = 20 m²
• Kamar tidur: 3 m × 4 m = 12 m²
• Dapur: 3 m × 3 m = 9 m²
• Kamar mandi: 2 m × 2 m = 4 m²
Total luas bangunan dihitung dengan menjumlahkan seluruh luas ruangan:
20 + 12 + 9 + 4 = 45 m²
Pendekatan ini membantu Anda memahami distribusi luas ruang secara lebih rinci.

DINASTI ARSITEK
4. Menggunakan Skala pada Gambar Denah
Jika Anda memiliki gambar denah rumah dari arsitek, luas bangunan dapat dihitung menggunakan skala gambar. Misalnya sebuah denah memiliki skala 1:100, yang berarti 1 cm pada gambar mewakili 1 meter pada kondisi sebenarnya.
Contoh perhitungan:
• Panjang pada gambar: 10 cm
• Lebar pada gambar: 8 cm
Karena Skala 1:100, ukuran sebenarnya adalah:
• Panjang: 10 m
• Lebar: 8 m
Sehingga luas bangunan:
10 m × 8 m = 80 m²
Metode ini sering digunakan dalam perencanaan arsitektur sebelum bangunan direalisasikan di lapangan.

Konstruksi Dlidir
5. Memperhitungkan Luas yang Termasuk Luas Bangunan
Dalam dunia properti, tidak semua luas dihitung sebagai luas bangunan. Area yang umumnya termasuk dalam perhitungan antara ruang utama, kamar tidur, dapur, kamar mandi, serta teras yang memiliki atap permanen.
Misalnya, jika sebuah rumah memiliki:
• Luas ruang utama: 80 m²
• Teras beratap: 12 m²
• Balkon tertutup: 8 m²
Total luas bangunan menjadi:
80 + 12 + 8 = 100 m²
Sementara itu, area terbuka seperti taman, halaman, atau carport tanpa atap biasanya tidak dimasukkan ke dalam perhitungan luas bangunan.

AMODA
Baca juga, Buat Apartemenmu Terlihat Lebih Luas dengan Cara Ini
Memahami cara menghitung luas bangunan secara teknis membantu Anda memperoleh gambaran yang lebih akurat tentang ukuran perumahan. Dengan mengukur setiap bidang secara sistematis dan menggunakan rumus yang tepat, perhitungan luas bangunan dapat dilakukan dengan mudah sekaligus memberikan dasar yang kuat dalam perencanaan hingga pengelolaan properti.
-




