-
Desain interior: Studio DB / Fotografer: Matthew Williams
Wallpaper dinding memang dapat mengubah tampilan ruangan secara signifikan tanpa perlu melakukan renovasi besar. Ini bisa menjadi cara praktis dan mudah untuk memperbarui tampilan interior dan menghadirkan nuansa baru ke dalam ruangan. Namun, seiring waktu, wallpaper dinding dapat mengelupas, memudar, atau motifnya sudah tidak lagi selaras dengan konsep desain yang Anda inginkan. Meski terlihat sederhana, tetapi proses pengelupasan wallpaper dinding bisa menjadi pekerjaaan yang tidak mudah. Daya rekatnya yang cukup kuat seringkali membuatnya sulit untuk dilepaskan. Bahkan, jika dilakukan secara sembarangan, hal itu bisa meningkatkan risiko kerusakan pada permukaan dinding.
Berikut ini, CASA akan menjelaskan beberapa cara mengelupas wallpaper dinding secara efektif. Simak selengkapnya!
Cara Melepas Wallpaper Dinding Secara Efektif
1. Tutup Stop Kontak Listrik dan Sakelar
.jpg)
Airless Discounter
Ini adalah langkah penting yang tidak boleh dilewatkan sebelum melepas wallpaper dinding. Pastikan Anda menutup stop kontak listrik dan sakelar menggunakan pelindung stop kontak (socket blocker) atau selotip yang kuat. Hal ini bertujuan untuk mencegah uap air maupun tetesan cairan pembersih masuk ke dalam instalasi listrik, yang berisiko menyebabkan korsleting, kerusakan sistem listrik, bahkan membahayakan keselamatan Anda sendiri. Jika memungkinkan, sebaiknya matikan seluruh aliran listrik pada ruangan tersebut untuk perlindungan dan keselamatan yang lebih maksimal.
Baca juga: Percantik Kamar Mandi Anda dengan Motif Wallpaper Ini
2. Aplikasikan Cairan Pengelupas Wallpaper
.jpg)
Nelly Cuanalo / thespruce.com
Untuk memudahkan proses pengelupasan wallpaper pada dinding, Anda bisa menyemprotkan cairan khusus pengelupas wallpaper. Anda bisa membeli cairan khusus pengelupas wallpaper dinding atau membuatnya sendiri di rumah menggunakan bahan sederhana, yaitu campuran air dan cuka dengan perbandingan 1:3 atau gunakan campuran air dan pelembut pakaian dengan perbandingan 3:1.
Semprotkan atau oleskan cairan tersebut pada bagian tepi atau sambungan wallpaper agar lebih mudah meresap. Diamkan selama kurang lebih lima menit agar cairan tersebut meresap dan melunakkan perekat wallpaper.
Baca juga: 6 Ide Wallpaper Dinding untuk Ruang Tamu yang Estetik
3. Menguapi Dinding Menggunakan Alat Uap
.jpg)
Nelly Cuanalo / thespruce.com
Menggunakan alat uap (steam cleaner) dapat menjadi cara melepas wallpaper dinding yang efektif, terutama untuk wallpaper dengan daya rekat kuat atau yang sudah lama menempel. Uap panas bekerja dengan cara melunakkan lapisan perekat wallpaper, sehingga lebih mudah dilepaskan tanpa merusak permukaan dinding.
Isi steam cleaner dengan air secukupnya sesuai petunjuk penggunaan, lalu nyalakan dan tunggu beberapa menit hingga uap terbentuk sempurna. Setelah itu, arahkan alat uap ke permukaan wallpaper secara menyeluruh, dimulai dari bagian tepi atau sambungan wallpaper dan bergerak perlahan ke arah tengah. Tahan alat uap beberapa detik pada setiap bagian agar perekat benar-benar melunak.
4. Kikis Wallpaper Secara Perlahan

drivenbydecor.com
Setelah cairan didiamkan dan mulai meresap atau wallpaper terasa lebih longgar setelah diuapi, cara mengelupas wallpaper dinding berikutnya adalah mengikis wallpaper secara perlahan menggunakan pisau dempul atau kape. Hindari mengikis terlalu keras atau dalam agar tidak merusak permukaan dinding.
Mulailah mengikis wallpaper sedikit demi sedikit dari bagian tepi atau sambungan wallpaper hingga ke arah tengah. Apabila terdapat bagian yang masih sulit dilepas, jangan kikis secara paksa atau terlalu keras. Semprotkan kembali cairan khusus pengelupas wallpaper pada area tersebut, diamkan selama beberapa menit hingga perekat melunak, kemudian lanjutkan proses pengikisan secara perlahan. Lakukan langkah pengikisan hingga seluruh wallpaper terlepas dengan bersih.
Baca juga: 25 Motif Wallpaper Dinding Kamar dan Tips Perawatannya
Bagaimana Cara Menghilangkan Lem Wallpaper dari Dinding?

Desainer Interior & Fotografer: Meagan McBride
Meskipun wallpaper sudah berhasil terlepas, tetapi sisa perekatnya mungkin masih tertinggal dan terasa lengket pada permukaan dinding. Lem wallpaper ini harus dihilangkan sebelum mengecat atau memasang wallpaper baru. Berikut ini cara menghilangkan lem wallpaper dari dinding secara efektif:
1. Gunakan Cairan Pembersih

Jonathan Borba / Pexels
Gunakan campuran air hangat dengan sabun cuci piring atau tambahkan sedikit cuka putih sebagai bahan alami untuk menghilangkan lem wallpaper yang membandel pada permukaan dinding. Air hangat dapat membantu mempercepat proses pelunakan lem, sehingga nantinya lebih mudah dibersihkan. Oleskan atau usapkan cairan pembersih tersebut menggunakan spons atau kain bersih pada area yang masih terasa lengket. Diamkan selama beberapa menit agar cairan meresap dan melunakkan sisa perekat.
2. Gosok Dinding Secara Perlahan

Jonathan Borba / Pexels
Setelah didiamkan selama beberapa menit, celupkan sikat lembut ke dalam cairan tersebut dan gosok permukaan dinding secara perlahan dan dengan tekanan ringan. Hindari menyikat terlalu keras, terutama jika kondisi dinding sudah cukup lama atau rapuh, agar tidak menimbulkan goresan maupun kerusakan. Fokuskan pembersihan pada area dinding yang masih terasa lengket. Lakukan gerakan memutar secara lembut agar lem terangkat secara maksimal. Ulangi prosesnya sampai seluruh sisa lem wallpaper benar-benar hilang.
Setelah itu, bilas permukaan dinding menggunakan air bersih untuk menghilangkan sisa sabun atau cuka. Biarkan permukaan dinding kering sebelum melanjutkan proses pengecatan atau pemasangan wallpaper baru.
Baca juga: Ternyata Mudah, Ini 5 Cara Pasang Wallpaper Dinding Sendiri!

Desainer interior: Black Lacquer Design / Fotografer: Mary Costa Photo
Itulah dua cara melepas wallpaper dinding, sekaligus cara menghilangkan lem wallpaper dari dinding. Tidak melepas wallpaper dengan benar dan menyeluruh dapat menciptakan permukaan dinding yang tidak rata dan terasa lengket, yang dapat memengaruhi daya rekat cat atau wallpaper baru sehingga memiliki hasil akhir yang tidak rapi dan maksimal.
-




