-
Jika Anda sedang berencana liburan ke destinasi yang unik, maka Anda dapat berkunjung ke Lujiatan Wetland Park Commercial Service Center yang terletak di Chengdu, Tiongkok. Pusat layanan komersial ini dirancang oleh studio arsitektur kondang asal Tiongkok, Muda Architects.
Pemilihan desain yang digunakan oleh mereka dapat dilihat dengan menggabungkan ruang-ruang kaca modern modern yang menawan ditambah dengan jalur atap berkelok. menciptakan harmoni antara desain kontemporer dan keindahan alam sekitarnya.
Kompleks yang terletak di distrik Wenjiang ini memiliki menara observasi berbentuk heliks ganda. Bagi Anda yang berkunjung pun dapat menikmati keindahan alam sekitar melalui ketinggian. Bentuk nya yang meliuk terinspirasi dari bentuk aliran sungai Jinma dan Minjiang, sehingga secara visual bangunan ini nampak bersinergi dengan lanskap sekeliling nya.
Arsitektur yang Menyatu dengan Lanskap
Atap baja berwarna putih dengan bentuk meliuk merupakan elemen sentral dari desain bangunan ini. Tidak hanya sebagai sumber estetika semata, atap ini juga memiliki fungsional yang dapat diakses oleh pengunjung sebagai jalur pejalan kaki.
Memadukan estetika dan fungsional dengan efektif. Desain nya yang horizontal dan menggunakan kaca fasad transparan memberikan kesan seperti melayang di atas air. Sehingga tercipta visual yang indah.
Modernity meets local culture, itulah tujuan yang diusung Muda Architects ketika merancang bangunan ini. Melalui desain ini, unsur modernitas dapat bersinergi harmonis dengan karakter budaya Wenjiang. Desain yang tidak hanya menggaungkan identitas lokal dengan lantang, tetapi juga mempertahankan keseimbangan ekologis. Maka terciptanya keindahan dalam keseimbangan alam.
Struktur Ringan dengan Fungsi Beragam
Bangunan berbentuk unik ini didukung dengan kehadiran kolom-kolom ramping yang menopang dua atap melengkung. Setiap atap yang ada di bangunan ini pun memiliki fungsi nya masing-masing, terdapat atap yang menaungi area komersial. Area ini terdiri dari berbagai unit ritel, sementara atap lainnya menjadi penghubung menara observasi dengan tiga bangunan kaca tambahan yang difungsikan sebagai ruang ritel, penyimpanan, dan fasilitas umum seperti toilet.
Yang menjadi pemeran utama dari bangunan ini adalah tangga spiral heliks ganda yang menjulang tinggi dari lantai dasar hingga menembus puncak menara observasi. A truly centerpiece. Dari puncak menara ini, Anda dapat menikmati keindahan pemandangan Gunung Longmen nun jauh di sana.
Muda Architects ingin memberikan kesan keterhubungan dalam ruang yang menyatu, maka seluruh area komersial terhubung menjadi satu melalui atap horizontal. Menara observasi yang menjadi pusat pandangan ditempatkan di titik yang strategis dalam kompleks ini. Dengan begitu menara observasi menjadi pusat perhatian dan daya tarik bagi para pengunjung. Keseluruhan struktur dirancang agar tetap ringan secara visual, sekaligus mempertahankan keseimbangan ekologis dengan lingkungannya.
Jalur Berkelok untuk Menjelajahi Alam
Pusat layanan ini dibangun di atas kayu yang menjadi jalur setapak dengan bentuk memanjang serta juga berfungsi menjadi jembatan yang menjadi penghubung untuk berbagai area taman.
Jalur ini dirancang agar pengunjung dapat berjalan sembari merasakan nuansa menyatu dengan alam. Salah satu sisi jalur mengular di atas air sehingga menciptakan sebuah dek yang terapung untuk memberikan akses kepada pengunjung agar lebih dekat dalam merasakan lingkungan lahan basah. Sementara itu, sisi lainnya terhubung dengan jalur hijau Sungai Jinma, memungkinkan perjalanan yang lebih luas di sekitar taman.
Tergabung nya rung publik dengan ruang ritel dalam satu area bertujuan untuk mempererat hubungan antara alam dan masyarakat. A connection between community and nature. Memiliki desain yang inovatif memungkinkan ada nya ruang multifungsi yang memadukan estetika juga ekologis.
Karya Muda Architects ini menjadi acuan bagaimana desain arsitektur modern dapat berpadu harmonis dengan lingkungan sekitar. Dengan mengedepankan konsep keseimbangan antara alam dan pembangunan kota, Lujiatan Wetland Park Commercial Service Center menjadi salah satu ikon arsitektur yang menunjukkan integrasi sempurna antara alam dan urbanisme di Wenjiang.
Teks oleh: Nadaska Ilyasa Wibowo
Sumber foto: Muda Architects
-