-
Liudmila Chernetska / Getty Images
Tahukah Anda bahwa tidak semua hadiah yang diterima benar-benar berguna dalam jangka panjang? Bahkan para profesional organizer, yang bekerja membantu orang menata rumah secara rapi, sering kali memilih untuk melepaskan beberapa jenis hadiah yang justru berkontribusi pada penumpukan barang. Alih-alih menyimpan hadiah tersebut, mereka memilih untuk mendonasikannya atau memberikannya kepada orang lain yang mungkin akan lebih menghargainya.
Meskipun niat pemberi hadiah selalu baik, beberapa barang bisa menjadi “clutter” alias barang yang hanya memenuhi ruang tanpa fungsi nyata? Mengetahui jenis hadiah apa yang cenderung tidak disimpan oleh profesional organizer bisa membantu Anda memberi hadiah yang lebih tepat guna serta menjaga rumah tetap rapi dan nyaman.
5 Hadiah yang Sering Tidak Disimpan Karena Tidak Praktis
1. Peralatan Dapur yang Besar dan Jarang Dipakai

ellementary
Salah satu jenis hadiah yang paling sering dilepas oleh para profesional organizer adalah peralatan dapur besar dan khusus. Meskipun tampak mewah atau menarik, alat-alat seperti gadget dapur besar ini kerap kali berakhir di rak atau lemari karena lebih sering mengambil ruang daripada digunakan dalam kegiatan sehari-hari.
Menurut ahli, ruang counter dan lemari di dapur sangat berharga, terutama jika dapur rumah tidak terlalu luas. Jika alat tersebut hanya memiliki satu atau dua fungsi sempit dan jarang dipakai, biasanya lebih baik dilepaskan atau donasikan. Barang-barang seperti ini memiliki potensi cepat menumpuk, padahal fungsinya terbatas.
2. Lilin dengan Banyak Varian Aromanya

Natalia Zarytska
Lilin adalah hadiah klasik yang sering muncul di musim liburan dan acara khusus. Mereka memberikan aroma yang hangat dan suasana menyenangkan saat dinyalakan. Tetapi para profesional organizer memberi tahu bahwa lilin sering menjadi item yang tidak dipakai karena terlalu banyak variasi aroma atau ukuran yang tidak pas dengan selera penghuni.
Banyak orang mendapatkan lilin yang aromanya kurang mereka sukai atau jumlahnya terlalu banyak setelah menerima dari beberapa orang sekaligus. Akibatnya, lilin-lilin tersebut justru memenuhi rak dan meja, tanpa benar-benar digunakan. Karena itu, lilin termasuk hadiah yang sering dilepas agar rumah tetap rapi.
Baca juga Ide Hiasan Dinding Ruang Tamu Terbaru untuk Tampilan Modern
3. Dekorasi Rumah yang Tidak Sesuai Selera

Emma Connor
Hadiah berupa dekorasi rumah juga kerap menjadi barang yang tidak bertahan lama di rumah orang lain. Meski pemikirannya baik, dekorasi biasanya sangat bergantung pada gaya personal pemilik rumah.
Jika gaya dekorasi itu tidak sesuai dengan interior atau selera seseorang, kemungkinan besar saja hadiah tersebut akan diletakkan di rak tanpa fungsi atau bahkan dipindahkan ke tumpukan di sudut ruangan. Benda dekoratif seperti ini sering dianggap sebagai “visual clutter” barang yang mengambil ruang tanpa kontribusi nyata terhadap kenyamanan ruangan.
4. Buku yang Tidak Diminta atau Tidak Dibaca

Lenny Wright
Buku seharusnya menjadi hadiah yang menyenangkan, terutama jika diberikan kepada pembaca yang antusias. Namun para profesional organizer mencatat bahwa buku yang tidak diminta atau yang judulnya tidak sesuai minat penerima sering berakhir tidak dibaca dan akhirnya menambah tumpukan barang.
Koleksi buku yang tidak dibaca bisa dengan cepat menumpuk di rak, meja, atau bahkan lantai jika ruang penyimpanan terbatas. Menyimpan buku yang tidak akan dibaca berarti merelakan ruang yang bisa dipakai untuk hal yang lebih berguna atau lebih sering dipakai.
Baca juga 5 Motif Keramik Dinding Ruang Tamu Terbaru Tampilan Mewah
5. Barang Promosi yang Tidak Berguna

eBay UK
Barang promosi seperti kaos, mug, atau aksesori kecil yang biasanya dibagikan secara gratis memang menarik saat pertama kali diterima. Tetapi menurut profesional organizer, promotional item sering kali tidak memiliki nilai penggunaan nyata dan cepat menjadi tambahan clutter di rumah.
Jika diberikan karena pemasaran atau acara tertentu, item-item ini biasanya kurang personal, memiliki kegunaan yang terbatas, dan cepat menumpuk bersama barang lain yang jarang dipakai. Sebagai gantinya, banyak profesional memilih untuk langsung mendonasikannya agar tidak memenuhi ruang.
Mengapa Melepaskan Hadiah yang Kurang Berguna Itu Penting?

Light Field Studios / Getty Images
Para ahli organisasi menekankan bahwa tujuan decluttering bukanlah mengurangi nilai dari niat pemberi hadiah, tetapi agar setiap barang di rumah memiliki fungsi atau makna nyata. Menyimpan barang hanya karena rasa bersalah atau sentimental bisa membuat ruang hidup menjadi tidak nyaman dan penuh sesak.
Melepaskan hadiah yang kurang berguna juga memberi kesempatan bagi barang-barang tersebut untuk mendapatkan manfaat lebih besar di rumah orang lain, misalnya melalui donasi. Ini membantu memperpanjang kegunaan barang dan mengurangi limbah.
Tips untuk Memberi Hadiah yang Lebih Berguna dan Tidak Menambah Clutter

A. Green / Getty Images
Daripada memberi peralatan besar atau barang dekoratif sembarangan, ahli menyarankan untuk memilih hadiah yang fungsional, personal, dan sesuai dengan gaya hidup penerima. Misalnya:
- Voucher pengalaman atau hadiah digital
- Produk kebutuhan rutin yang berkualitas
- Barang yang diminta secara eksplisit oleh penerima
Hadiah seperti ini lebih mungkin diapresiasi dan digunakan secara langsung, sehingga membantu menjaga rumah tetap rapi dan bebas clutter.
Baca juga 6 Cara Cluttering Ampuh Rahasia Rumah Rapi Tanpa Repot

Margot Cavin
Menerima hadiah adalah momen yang menyenangkan, tetapi profesional organizer mengingatkan bahwa tidak semua barang yang diberikan pantas disimpan lama. Peralatan dapur besar, lilin berlebih, dekorasi rumah yang tidak sesuai, buku yang tidak dibaca, dan barang promosi adalah contoh hadiah yang sering dilepas demi menjaga ruang hidup tetap tertata.
Yang terpenting bukanlah barangnya, tetapi makna di balik pemberian. Dengan memberi dan menerima hadiah yang benar-benar berguna, kita membantu rumah tetap bersih, nyaman, dan bebas dari kekacauan.
Sumber Teaser oleh Liudmila Chernetska / Getty Images
-




