Sering diberitakan saat ini, banyak keterbatasan jadi penghalang untuk memiliki hunian yang layak dan nyaman, terutama bagi pasangan muda, keluarga kecil, atau pemilik lahan terbatas di kawasan urban. Hal ini, tentu perlu dijawab dengan bijak, bukan sekedar memberikan harapan bahwa segala yang compact & estetis bisa menjadi jawaban. Karena hunian menjadi bagian hidup yang sangat penting, sehingga perlu dipertimbangkan secara matang.


Tiny Plot at Tokyo, Japan


Untuk menjawab pertanyaan apakah layak, rumah 4x6 yang terdiri atas 1 kamar, maka perlu dilakukan pengecekan pada standar yang sudah disusun oleh Perkim, yaitu Perumahan dan Kawasan Permukiman. Menurut data yang didapatkan melalui website Perumahan dan Kawasan Permukiman Perkim.id, disampaikan informasi sebagai berikut:

“Kebutuhan ruang per orang dihitung berdasarkan aktivitas dasar manusia (aktivitas tidur, makan, kerja, duduk, mandi, kakus, cuci dan masak serta ruang gerak lainnya) di dalam rumah. Dari hasil kajian, kebutuhan ruang per orang adalah 9 meter persegi dengan perhitungan ketinggian rata-rata langit-langit adalah 2.80 m. Rumah sederhana sehat memungkinkan penghuni untuk dapat hidup sehat, dan menjalankan kegiatan hidup sehari-hari secara layak.”



Baca juga, 6 Model Rumah Mungil Unik Trend Sekarang


Jadi, apakah layak, rumah 4x6 yang terdiri atas 1 kamar?

Jawabannya, tidak. Menurut website Perumahan dan Kawasan Permukiman, minimal luas hunian adalah 28,28 meter persegi.


Rumah layak huni


Tetapi, jika hanya memungkinkan untuk membangun rumah 4x6 meter dengan 1 kamar tidur, apa yang perlu dilakukan? Simak 7 strategi ini!


7 Strategi Desain Rumah 4x6 1 Kamar

1. Rencanakan dengan tepat dan menyeluruh, sehingga menghadirkan ruang tinggal yang fungsional dan nyaman untuk dihuni.

2. Konsep open plan dapat digunakan untuk meminimalkan sekat, sehingga ruangan terpisah lebih fleksibel.


Baca juga, Rumah Mungil Jepang, Atapnya Terinspirasi dari Origami


3. Pembagian zona public & private dengan lebih kreatif. Area dapur dan ruang keluarga dapat digabung dalam satu zona, sementara kamar tidur ditempatkan di bagian paling privat. Penggunaan pintu geser atau partisi ringan juga membantu menjaga privasi tanpa membuat ruang terasa sempit.



Lantai mezzanine


4. Manfaatkan ketinggian ruang untuk mezzanine atau lemari atas. Ide ini tidak hanya memaksimalkan ruang, tetapi juga memperkaya karakter hunian.

5. Terapkan desain yang secara visual minim ornamen, misalnya gaya minimalis. Desain dengan garis sederhana dan pemilihan warna netral, akan membuat ruangan terasa lebih lega.

6. Pilih furniture berukuran ramping, multi-fungsi, hingga mempunyai fitur hidden storage, sehingga bisa menyimpan barang sekaligus.





Jendela besar


7. Jendela besar, ventilasi silang, serta skylight dapat dimanfaatkan untuk memaksimalkan cahaya dan sirkulasi udara, sehingga rumah tetap sehat dan nyaman meskipun berdimensi terbatas.


Selanjutnya, pertanyaan yang sering muncul, tidak kalah penting.


Berapa Biaya Bangun Rumah Ukuran 4x6?

Biaya membangun rumah bergantung pada beberapa faktor, seperti kualitas material, sistem struktur, finishing, serta lokasi pembangunan.

Menurut informasi di website Mitra 10, yang merupakan toko bangunan yang memiliki cabang di banyak wilayah, sebagai berikut:

Estimasi Biaya Bangun Rumah per Meter 2025 versi Mitra 10: 

Tipe Sederhana: Rp 3.000.000 – Rp 4.000.000 / m²

Tipe Menengah: Rp 4.500.000 – Rp 6.000.000 / m²

Tipe Mewah: Rp 6.500.000 – Rp 10.000.000 / m²

Sehingga biaya bangun rumah 4x6 dengan tipe sederhana, paling sedikit akan menghabiskan biaya 72 juta rupiah.


Baca juga, 5 Desain Rumah Kecil Tapi Mewah, Cocok untuk Hunian Modern!


Dengan spesifikasi standar dan desain sederhana, biaya pembangunan rumah 4x6 dapat ditekan tanpa mengorbankan fungsi utama ruang. Material lokal yang mudah didapat, seperti bata ringan, rangka atap baja ringan, dan finishing sederhana, bisa menjadi strategi praktis. Selain ekonomis, material tersebut juga mendukung proses konstruksi yang lebih cepat dan praktis.


Sumber foto teaser: Kai Nakamura