Tanaman bambu air merupakan salah satu tanaman hias yang cocok untuk mempercantik taman, area tepian kolam, maupun hunian dengan lahan terbatas. Berdasarkan informasi dari Royal Horticultural Society (RHS), tanaman bambu air atau equisetum hyemale juga dikenal dengan nama umum horsetail atau rough horsetail, tanaman ini memiliki batang beruas yang mengandung silika cukup tinggi


Meski memiliki nama bambu air, tanaman ini sebenarnya termasuk kelompok tumbuhan paku-pakuan, bukan keluarga bambu sejati dan dapat tumbuh dengan baik di lingkungan yang lembap hingga tergenang air. Karena itu, tanaman ini dapat ditanam dalam pot maupun ditempatkan di area yang memiliki banyak air.





deavita.net


cara merawat tanaman bambu air pun cukup sederhana, tetapi kebutuhan perawatannya perlu disesuaikan dengan media tanam yang digunakan. dengan memastikan kebutuhan air terpenuhi dan kondisi tanaman dipantau secara rutin, bambu air dapat tumbuh dengan baik sekaligus mempertahankan tampilan hijaunya.


5 cara merawat tanaman bambu air


1. perhatikan kondisi air


nitrudy


jika menggunakan media air, kondisi air perlu diperhatikan secara rutin. ganti air setidaknya satu kali seminggu untuk menjaga kebersihan wadah sekaligus mencegah munculnya bau, lumut, dan jentik nyamuk.


pastikan bagian akar atau bagian bawah batang yang membutuhkan air tetap terendam dengan baik. gunakan air yang bersih dan hindari air dengan kandungan klorin yang terlalu tinggi.


jika menggunakan air keran, air dapat diendapkan terlebih dahulu sebelum digunakan. wadah tanaman juga sebaiknya dibersihkan saat mengganti air agar tidak terdapat endapan atau kotoran yang menumpuk.


baca juga: percaya? ada tanaman pembawa rezeki menurut feng shui


2. jaga kelembapan media tanah


lesley durose


tanaman bambu air juga dapat ditanam menggunakan media tanah. karena tanaman ini menyukai kondisi basah, pastikan media tanam tetap lembap dan tidak dibiarkan terlalu lama dalam keadaan kering.


periksa kondisi tanah secara berkala. jika permukaannya mulai mengering, lakukan penyiraman secukupnya. namun, hindari penyiraman secara berlebihan tanpa memperhatikan kondisi media karena air yang tidak terkontrol dapat menyebabkan masalah pada akar.


3. letakkan di tempat yang terang dan teduh





nitrudy


pencahayaan menjadi salah satu hal penting dalam cara merawat tanaman bambu air. letakkan tanaman di area yang mendapatkan cahaya terang, tetapi terlindung dari paparan sinar matahari langsung yang terlalu terik.


paparan matahari langsung dalam waktu lama dapat membuat bagian tanaman menguning, kering, atau mengalami kerusakan. untuk tanaman bambu air dalam pot, area yang terang dan teduh seperti teras atau bagian taman yang terlindung dapat menjadi pilihan.


4. berikan pupuk secukupnya



jason huang

pemupukan dapat dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman. jika menggunakan media air, berikan pupuk cair khusus tanaman hias dalam jumlah secukupnya dan sesuai petunjuk penggunaan produk.


sementara itu, untuk tanaman yang ditanam di tanah, pupuk organik seperti kompos atau pupuk kandang dapat diberikan secara berkala. hindari penggunaan pupuk secara berlebihan karena kebutuhan nutrisi tanaman tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan media tanamnya.


5. pangkas dan atur kepadatan tanaman



nicogusa


pangkas batang atau bagian tanaman yang menguning, mengering, atau membusuk agar tidak mengganggu bagian yang masih sehat. jika tunas baru sudah terlalu padat memenuhi pot, pisahkan sebagian rumpun dan pindahkan ke wadah yang lebih besar agar tanaman memiliki ruang tumbuh yang cukup.



Royal Horticultural Society (RHS)


Merawat bambu air tidak membutuhkan langkah yang rumit, tetapi beberapa hal perlu dilakukan secara rutin agar kondisinya tetap terjaga. Kebutuhan air, pencahayaan, pemupukan, serta kebersihan tanaman perlu diperhatikan sesuai metode penanaman yang digunakan.


Dengan perawatan yang konsisten, bambu air dapat tumbuh dengan baik sekaligus mempertahankan bentuknya yang rapi dan warna hijau yang menarik sebagai elemen dekoratif di rumah.