Bonsai merupakan salah satu jenis tanaman hias yang populer sejak lama, dan bahkan terus diminati hingga saat ini. Bagaimana tidak, versi kecil dari tanaman atau pohon inilah yang menjadi daya tarik utama tanaman bonsai. 


Ada berbagai macam tanaman bonsai, salah satu yang populer adalah Bonsai Beringin. Bayangkan, pohon beringin yang umumnya berukuran sangat besar, kini dapat Anda miliki dalam versi yang dikerdilkan dan bisa diletakkan di dalam rumah. Sangat menarik, bukan?




Jika Anda tertarik, berikut ini beberapa jenis Bonsai Beringin yang bisa Anda miliki di rumah. Yuk, disimak!


1. Beringin lokal (Ficus Benjamina) 


(Emilde Vargas @bonsaipanama / Instagram)



Ini adalah jenis bonsai beringin yang paling umum dan populer, terutama di Indonesia. Pasalnya, jenis bonsai beringin ini memiliki perawatan yang terbilang mudah, hanya perlu diberi penyiaram secara rutin, berikan sinar matahari yang memadai, dan lakukan pemangkasan dan penyiangan secara teratur. Serta, beri pupuk agar bonsai beringin dapat tumbuh dengan baik. Perawatannya yang mudah itulah membuat bonsai beringin lokal menjadi primadona. 


2. Beringin dolar (Ficus Microcarpa)


(Cio Bonsai @ciobonsai / Instagram)


Beringin dolar, atau yang memiliki nama latin Ficus Microcarpa, merupakan jenis tanaman bonsai yang secara keseluruhan memiliki bentuk indah dan kokoh. Maka tak heran bila jenis bonsai beringin yang satu ini memiliki harga yang cukup fantastis. 


Seperti halnya tanaman pada umumnya, bonsai beringin dolar juga membutuhkan air. Lakukan penyiraman secara teratur, sehari sekali atau disesuaikan dengan kondisi cuaca. Usahakan untuk menjaga media tanam tetap lembap, tetapi tidak menggenang. 


Selain itu, berikan sinar matahari yang cukup agar bonsai beringin dolar dapat tumbuh dengan baik. Serta, jangan lupakan pemberian pupuk secara rutin. Dalam menjaga keindahannya, pemangkasan secara rutin, baik dahannya, rantingnya ataupun cabangnya, merupakan faktor penting yang perlu diperhatikan. 


3. Beringin Korea (Ficus Coreana)


(Trisula Art @trisulaart / Instagram)


Beringin Korea merupakan idola baru dalam dunia tanaman bonsai. Bentuk dari Beringin Korea sendiri hampir mirip dengan Beringin Dolar, namun pada Beringin Korea daunnya memiliki bentuk yang sedikit lonjong.


Merawat bonsai Beringin Korea tidak bisa sembarangan, karena itu bisa merusak dan menghilangkan keindahannya yang unik serta eksotik. Oleh karena itu, penyiraman, pemupukan, pergantian tanah, pemangkasan, dan pemotongan akar secara teratur diperlukan untuk mempertahankan keunikan dan keindahan eksotiknya tetap terjaga. 




4. Beringin Putih 


(Dallas Mallerich @dallas.bonsai.adventures / Instagram)


Jenis bonsai beringin berikutnya yakni Beringin Putih yang memiliki tampilan cukup indah dengan perpaduan dua warna, putih dan hijau, yang sangat bagus saat dijadikan sebagai penghias rumah. 


Kelebihan dari bonsai Beringin Putih yakni cukup mudah untuk tumbuh dan tidak mudah mati. Wajar saja jika peminat jenis beringin bonsai ini cukup banyak.


Dari segi perawatan, bonsai Beringin Putih terbilang cukup mudah. Sama seperti jenis bonsai beringin lainnya, diperlukan penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan pemberian sinar matahari yang cukup dan teratur. 


5. Beringin Afrika


(@pohonmungil / Instagram)


Jenis bonsai Beringin Afrika cukup populer di Indonesia, karena bentuknya yang unik dan indah. Beringin Afrika memiliki bentuk daun oval dan berujung lancip. Keunikan dari daunnya inilah yang membuat Beringin Afrika banyak dicari para penggemar bonsai. 


Sama seperti jenis bonsai beringin lainnya, bonsai Beringin Afrika juga memerlukan penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan pemberian sinar matahari yang cukup dan teratur. 


6. Beringin Loa


(Galeri Bonsai Indonesia @galeribonsaiindonesia / Instagram)

Dari segi keindahan, Beringin Loa bisa dibilang berada di peringkat teratas. Inilah yang menjadi daya tarik bagi tanaman bonsai Beringin Loa. Keindahan Beringin Loa ini terkait dengan perawatannya. 


Dalam merawat tanaman bonsai ini, diperlukan penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan secara berkala. Tak lupa pemberian sinar matahari yang cukup agar daunnya bisa tumbuh dengan baik dan menciptakan akar yang kuat.





(Teaser: Photo by Skylar Kang/ Pexels)