Di tengah situasi yang membuat mood terasa tidak karuan, kehadiran sebuah ruang publik terbuka dengan area hijau yang luas jadi sebuah alternatif untuk melepas penat sembari menikmati teduhnya suasana sekitar yang nyaman. Bagi Anda yang memang sedang merasa bosan, namun khawatir ke luar rumah karena sulit untuk menghindari kontak dengan banyak orang, salah satu tempat di BSD ini bisa jadi destinasi Anda di masa pandemi.




Salah satu destinasi hangout terbaru ini bernama Kumulo. Kumulo merupakan sebuah creative compound dengan tema outdoor yang menampung 25 micro-shops. Semua tenants yang mengisi Kumulo hadir dari latar belakang bisnis yang beragam, seperti food & beverages, home decor, serta beauty and wellness.


Sebagai sebuah creative compound, Kumulo menjadi one stop entertainment yang cukup lengkap. Di sini para pengunjung bisa hangout, jalan-jalan, jajan hingga belanja di satu area yang sama dengan nyaman.




Berlokasi di The Breeze BSD City, Kumulo yang dirancang oleh Accossa Lab dan Dua Studio memanfaatkan dengan baik area terbuka di lokasi tersebut. Tidak hanya sekadar jadi sebuah one stop entertainment, keberadaan Kumulo sebagai sebuah creative compound juga diharapkan dapat mengembangkan industri kreatif lokal.


Baca juga: Wow, Hotel Terbaik di Dunia ini Ada di Indonesia!


Bagi Anda yang berencana untuk mengunjungi Kumulo Creative Compound, berikut adalah lima fakta menarik yang perlu Anda ketahui.


1. Bangunan yang berjarak




Jika sering melihat area one stop entertainment dengan toko yang saling berdekatan antara satu dengan yang lain, Kumulo memiliki keunikan karena spot para tenants didesain dengan berjarak cukup jauh. Menurut Albert Arron Pramono selaku founder Accossa Lab, desain berjarak antara satu bangunan dan yang lain memberi kemudahan untuk para tenants dalam menghadirkan karakter dan konsep masing-masing di setiap toko yang ada.


2. Jadi tempat kumpulnya orang-orang kreatif




Berada di lahan terbuka hijau yang luas, Kumulo juga bisa jadi destinasi Anda untuk mengajak teman-teman atau komunitas kreatif berkumpul bersama. Suasana yang teduh serta ekosistem kreatif yang mendukung membuat Kumulo menjadi destinasi yang tepat untuk menggali potensi serta inspirasi untuk berkreasi.




3. Bangunan modular hampir tidak berpondasi




Accossa Lab menggunakan bangunan prefab atau bangunan temporer untuk kebutuhan toko para tenants di Kumulo. Pemilihan bangunan modular prefab didasari dari efisiensi biaya yang digunakan, sustainability, serta kemudahan dalam merancang bentuk-bentuk yang unik. Keunikan ini juga jadi daya tarik tersendiri agar para tenants dan pengunjung dapat memahami karakteristik dari setiap toko yang ada. Dengan menggunakan konsep modular, bangunan yang didirikan tidak perlu membutuhkan area yang dalam untuk membuat pondasi, sehingga tidak merusak kondisi tanah existing.


Desain eksterior dan interior dari tenants yang ada di Kumulo juga cenderung memiliki estetika yang unik dan menarik, sehingga cocok untuk dijadikan spot untuk berfoto atau untuk kebutuhan konten di media sosial.


4. Creative Community Pertama di BSD




Kehadiran Kumulo juga merupakan sebuah penanda keberadaan creative community pertama di BSD yang mewadahi dan mendukung perkembangan pelaku ekonomi kreatif, UMKM, dan start up di BSD. Kumulo juga memiliki community area yang menawarkan ruang untuk para tenants dapat menginisiasi showcase yang kolaboratif.


Baca juga: Cafe Instagrammable dengan Kaws Raksasa, Hanya di Sini!


5. Tempat hangout ramah untuk bersepeda


paulushyu


Tidak hanya sebagai tempat berkumpulnya komunitas dan startup di industri kreatif, Kumulo juga cocok untuk menjadi tempat hangout semua orang. Di Kumulo sendiri, Anda yang memiliki sepeda atau skuter dapat membawanya ke dalam area hingga ke depan toko. Kumulo juga sangat memperhatikan para pengunjungnya dengan menyediakan fasilitas mobilisasi untuk pengguna kursi roda.


Selain itu, Anda juga dapat mengajak hewan peliharaan kesayangan seperti anjing untuk mengitari Kumulo sesuai dengan regulasi yang ada.


Foto teaser: dok. Adoel Sohib
Konten foto: dok. Kumulo & Accossa Lab