Paloma Bau dan Ausiàs Pérez menghadirkan pendekatan berbeda dalam merancang ruang kerja melalui proyek Sornells 21 di Valencia, Spanyol. Kantor seluas 170 meter persegi ini tidak hanya berfungsi sebagai tempat bekerja, tetapi juga sebagai ruang untuk berkumpul, berbagi ide, dan menggelar berbagai kegiatan komunitas.
berlokasi di kawasan ruzafa, sornells 21 digunakan bersama oleh studio arsitektur milik paloma bau dan studio kreatif t.o.t studio yang dipimpin ausiàs pérez. meski memiliki area kerja masing-masing, keduanya terhubung melalui ruang komunal yang menjadi pusat aktivitas.
baca juga: hunian sempit di spanyol punya koneksi indoor-outdoor
desainnya berangkat dari ketertarikan kedua pendirinya terhadap budaya dan arsitektur jepang. referensinya beragam, mulai dari izakaya di tokyo, fasad bangunan berlapis ubin, hingga suasana tenang yang identik dengan onsen.
nuansa tersebut langsung terasa sejak memasuki bangunan. area pintu masuk dilapisi ubin keramik putih yang menghadirkan kesan bersih dan sederhana, sementara cermin besar di plafon membantu menciptakan ilusi ruang yang lebih luas.
baca juga: restoran dengan konsep musim di tengah hong kong
di kedua sisi kantor terdapat area kerja dengan bangku panjang yang terinspirasi dari tatami. beberapa bangku dipadukan dengan planter sehingga menghadirkan sentuhan hijau di dalam ruang.
pusat aktivitas berada pada dapur komunal yang dilengkapi meja sepanjang 7,2 meter untuk bekerja, berdiskusi, makan bersama, hingga mengadakan pertemuan informal. di atasnya tergantung lampu yang terinspirasi dari noren, tirai tradisional jepang yang biasa ditemukan di depan restoran dan toko.
di balik panel dapur tersembunyi sebuah ruang rapat yang tampil kontras dengan area utama. jika ruang kerja didominasi warna netral, ruang ini justru dipenuhi aksen merah muda dan biru yang cerah.
inspirasi onsen jepang terlihat melalui berbagai detail seperti lampu berbentuk kepala shower, cermin yang dipadukan dengan pegangan tangan, serta elemen dekoratif yang menciptakan suasana lebih santai dan playful.
baca juga: capella kyoto, hotel baru yang menyatu dengan warisan kota
meski banyak mengambil referensi dari jepang, paloma bau tidak menerapkannya secara literal. sebaliknya, nuansa tersebut diterjemahkan melalui bentuk, atmosfer, dan pengalaman ruang yang tercipta.
Selain digunakan sebagai kantor, Sornells 21 juga dirancang untuk mengakomodasi pameran, acara, dan pertemuan komunitas. Berkat furnitur yang fleksibel serta sistem display karya seni yang mudah diubah, ruang ini dapat beradaptasi dengan berbagai kebutuhan.