Teras rumah sering menjadi area pertama yang ciptakan kesan tampilan yang menarik dan nyaman pada sebuah hunian. Tidak hanya sebagai pelindung rumah, tetapi bisa menjadi area bersantai untuk keluarga, memperlihatkan dan memperkuat karakter pada sebuah rumah. Inilah yang menjadi alasan banyak orang yang mulai memperhatikan detail desain teras rumah dengan tampilan yang estetis.
Salah satu konsep yang sering digunakan pada area teras rumah adalah batu alam. Material alami yang hadirkan nuansa natural dan hangat yang elegan. Batu alam cocok digunakan pada rumah dengan konsep tropis, minimalis dan dapat dikombinasikan dengan beragam desain hunian. Berikut ini beberapa jenis batu alam yang cocok digunakan pada dinding teras rumah.
1. Teras Rumah dengan Batu Andesit
Pemilihan batu alam untuk teras rumah yang sering menjadi pilihan yaitu batu andesit. Batu ini memiliki desain dengan tekstur yang kasar dan memiliki pori-pori kecil. Batu ini memiliki ketahanan yang tinggi terhadap jamur dan perubahan cuaca yang ekstrem sehingga sangat cocok digunakan pada teras rumah dengan batu alam.
2. Teras Rumah dengan Batu Paras Jogja
Batu alam jenis ini cocok digunakan pada teras rumah yang memiliki konsep bermotif dan desain yang unik. Biasanya dihadirkan dengan warna krem atau putih yang memukau dan harus dilapisi pelapis coating dikarenakan warna permukaanya yang cerah dan mudah kotor.
Baca juga: Batu Alam Dinding Teras Untuk Memberikan Nuansa Alami
3. Teras Rumah dengan Batu Bata Alam
Teras rumah dengan batu alam dengan menggunakan jenis batu ini memiliki tampilan yang sangat unik dikarenakan berbentuk seperti batu bata pada pondasi rumah. Tampilan ini sangat populer dan sering digunakan pada tampilan rumah klasik dan hangat.
4. Teras Rumah dengan Batu Templek
Batu alam jenis ini memiliki bentuk yang abstrak dan tidak beraturan. Dengan variasi bentuk ukuran yang besar dan kecil, batu jenis ini dapat diatur secara fleksibel sesuai dengan kebutuhan. Alasan ini yang jadikan teras rumah dengan batu alam ini cocok digunakan pada hunian dengan konsep yang unik.
5. Teras Rumah dengan Batu Candi
Salah satu jenis batu alam yang terbuat dari batuan beku vulkanik yang memiliki warna dominan gelap kehitaman. Batu jenis ini memang tidak cocok digunakan diluar ruangan dikarenakan sangat mudah menyerap air dan rentan terhadap pertumbuhan lumut. Batu ini memiliki kualitas yang sangat kuat sehingga sering digunakan pada material pembangunan candi dan stupa pada masa lalu.
6. Teras Rumah dengan Batu Palimanan
Batu alam jenis ini sangat cocok diaplikasikan pada bagian rumah yang sering terpapar sinar matahari dan hujan. Selain itu, batu ini memiliki harga yang tergolong lebih terjangkau dan murah dibandingkan jenis batu alam lainnya. Tampilannya yang cerah berikan teras rumah dengan batu alam yang hangat dan terang sehingga membutuhkan pelapis di pori-porinya yang besar.
7. Teras Rumah dengan Batu Marmer
Teras rumah dengan batu alam dengan jenis ini memiliki ragam dan corak warna yang sangat beragam untuk mempercantik tampilan dinding teras rumah. Batu alam jenis ini juga memiliki ketahanan yang sangat kuat terhadap goresan dan benturan yang jadikan batu ini sangat cocok digunakan pada area luar seperti teras rumah dengan batu alam.
Baca juga: Estetis! Keramik Motif Batu Alam untuk Dinding Depan Rumah
Teras rumah dengan batu alam dapat digunakan jika menginginkan konsep hunian yang dekat dengan alam, apalagi jika dikombinasikan dengan material kayu. Kombinasi ini menjadi pilihan yang paling populer dan menarik pada banyak orang. Dengan memadukan tekstur, warna dan karakteristik, kombinasi ini menciptakan kesan yang estetis, natural dan hangat. Kenapa harus memakai kombinasi batu alam dan kayu?
1. Lapisi Dinding dengan Coating
Setelah memasang dinding teras rumah dengan batu alam, langkah pertama yang harus dilakukan adalah melapisi permukaan dinding dengan pelapis/coating. Dinding yang dilapisi dengan coating berfungsi untuk melindungi batu alam dari debu, air hujan, lumut bahkan sinar matahari. Selain melindungi dari kerusakan, pelapis ini juga berfungsi untuk menjaga warna alami dari batu alam.
2. Lakukan Pengecekan Secara Rutin
Dinding teras rumah dengan batu alam harus dilakukan pengecekan rutin minimal 6 bulan sekali. Pengecekan ini bertujuan untuk menjaga dinding teras rumah dengan batu alam dari kelembapan, pelapukan, dan meminimalisir kerusakan pada dinding batu alam. Pelapis coating juga harus dilapisi secara berkala.
3. Selalu Melakukan Perbaikan Pada Dinding
Pada dinding teras rumah dengan batu alam yang sudah mengalami pengecekan secara rutin, dinding dengan batu alam juga perlahan mengalami penurunan kualitas, seperti batu yang lepas, mengalami pelapukan dan kotor. Dinding teras rumah dengan batu alam dapat dibersihkan dengan cairan khusus dan mengamplas batu alam yang mengalami pelapukan.