Peralatan rumah tangga, meski canggih, seringkali berakhir di tempat sampah ketika tidak lagi dipakai. Bagi desainer asal Jepang Kodai Shimizu, permasalahan tersebut sangat mungkin dipecahkan.






Ia membayangkan jika perangkat rumah dikombinasikan dengan kerajinan dan teknologi, komponen yang rusak dapat dengan mudah diganti dan produk tersebut bisa dipakai secara turun-temurun.




Ide tersebut lalu ia wujudkan dalam Craft-Techmen Project. proyek ini menampilkan koleksi speaker hingga hairdryer yang mengombinasikan metode merajut dengan teknologi.


Baca juga: Merancang Tiga Furnitur Dari Satu Pohon, Apakah Bisa?


Di dalam proyeknya, rajutan tidak hanya sekadar dekorasi. Produk speaker yang ia desain misalnya, menggunakan rajutan sebagai fitur pengaturan volume suara.






Kehadiran proyek ini menjadi respon atas gaya hidup mengonsumsi peralatan rumah tangga yang tidak sustainable. Dengan menggunakan benang, setiap peralatan dapat dibongkar dan diperbaiki dengan mudah.




Proyek Craft-Techmen ini menjadi salah satu karya dipamerkan di dalam Virtual Design Festival, sebagai bagian dari kolaborasi dengan Ventura Projects.




Sumber, Foto & Teaser: Kodai Shimizu