Kapan terakhir Anda ke bandara Soekarno-Hatta, terutama Terminal 1C? Rasanya semakin bangga melihat wajah baru dari bandara Soekarno-Hatta khusus domestik ini.
Sadarkah Anda bahwa Terminal 1C kini terlihat lebih fresh, tanpa menghilangkan nuansa elegan di era tempo dulu? Melalui revitalisasi Terminal 1C, program Transformasi InJourney Airports berupaya meningkatkan peringkat bandara dari peringkat 25 saat ini untuk masuk ke dalam daftar 10 bandara terbaik dunia pada 2029.
sudah beroperasi dengan tampilan baru hampir setengah tahun, tenants f&b dan lainnya secara perlahan-lahan mulai meramaikan. yang paling nampak baru adalah elemen interior yang lebih elegan. studio arsitektur yolodi + maria architects dan sidarta and sandjaja secara eksklusif memperkenalkan desain revitalisasi terminal 1c bandara soekarno-hatta sebagai upaya “memutihkan” bangunan lama.
setelah direvitalisasi, terminal 1c bandara soekarno-hatta secara penuh mulai beroperasi sejak 12 november 2025 dan mampu meningkatkan kapasitas dari 3 juta menjadi 10 juta penumpang per tahun. proses transformasi ini juga berlangsung di bawah pengelolaan injourney sebagai holding bumn sektor pariwisata dan aviasi yang menaungi pengembangan sejumlah bandara di indonesia.
Terminal 1C merupakan bagian dari Terminal 1 di Bandara Internasional Soekarno–Hatta yang mulai beroperasi pada tahun 1985, bersamaan dengan pembukaan bandara tersebut sebagai gerbang udara utama Jakarta.
Kompleks terminal ini dirancang oleh arsitek Prancis Paul Andreu dengan konsep arsitektur tropis yang terinspirasi dari bentuk paviliun tradisional Indonesia. Terminal 1 sendiri terdiri dari tiga sub-terminal (1A, 1B, dan 1C) yang awalnya melayani penerbangan domestik berbagai maskapai.
selama lebih dari 3 dekade beroperasi, terminal 1c hampir tidak mengalami perubahan besar sejak pertama kali dibangun. seiring meningkatnya jumlah penumpang di bandara soekarno–hatta, fasilitas terminal ini dinilai tidak lagi memadai untuk menampung pertumbuhan trafik penerbangan.
karena itu, pada 2019 pengelola bandara memulai proyek revitalisasi yang diawali dari terminal 1c sebagai tahap pertama pembaruan terminal 1 secara keseluruhan. revitalisasi ini bertujuan meningkatkan kapasitas, memperbarui fasilitas layanan penumpang, serta mengintegrasikan teknologi digital tanpa menghilangkan karakter desain awal terminal.
revitalisasi ini digarap oleh yolodi + maria architects dan sidarta and sandjaja.
yolodi + maria architects merupakan biro arsitektur berbasis jakarta yang didirikan oleh gregorius supie yolodi dan maria rosantina. sebelumnya dikenal dengan nama d-associates, biro ini banyak mengeksplorasi bentuk modern dan penggunaan material lokal yang responsif terhadap iklim tropis. studio ini telah mengerjakan berbagai proyek arsitektur, mulai dari hunian hingga bangunan publik, serta terlibat dalam sejumlah proyek penting di indonesia.
karya revitalisasi bangunan publik berskala besar dengan pendekatan konservasi arsitektur modern indonesia merupakan salah satu kekuatan dalam praktik yolodi + maria architects. yolodi + maria architects banyak pendekatan integrasi teknologi dan fasilitas kontemporer tanpa menghilangkan identitas bangunan asli. selain revitalisasi terminal 1c, yolodi + maria architects juga mengerjakan revitalisasi gelora bung karno - stadion utama, revitalisasi stadion madya - gbk senayan, stadion baseball - gbk senayan, jakarta, dan lainnya. sedangkan untuk hospitality dan retail, biro ini juga mengerjakan the meru sanur & bali beach hotel, biyan the gallery, dan masih banyak lagi.
Secara keseluruhan, konsep revitalisasi Terminal 1C tetap berusaha mempertahankan karakter tropis Indonesia dengan menambahkan konsep biophilic architecture ke dalam interior bangunan sehingga dapat menghadirkan respons iklim yang tepat bagi lingkungan.
Beberapa perbaikan dan penambahan ini tidak bertujuan untuk merubah total identitas, melainkan mengaktifkan kembali karakter struktur yang sudah sejak lama dikenali.
terdapat pemanfaatan material yang digunakan kembali pada revitalisasi untuk menampilkan karakter lokal indonesia, seperti lantai terakota serta langit-langit dari motif bernuansa alam.
selain itu, ragam hias dan aksesori dari desain yang lama juga masih digunakan kembali serta di-finishing ulang seperti baru. pendekatan tersebut diterjemahkan ke dalam wujud yang sesuai dengan zaman sekaligus menjawab kebutuhan dan tuntutan masa kini.
baca juga terminal bandara jfk disulap menjadi sebuah hotel
penambahan yang dilakukan antara lain perluasan area check-in sebanyak 40 counter, perluasan boarding lounge, serta 7 unit baggage conveyor.
Atap dirancang dengan desain yang lebar, struktur yang rapi dan terekspos keluar. Selain itu, pada bagian penutup, digunakan material berupa genteng yang mendefinisikan ciri khas bangunan vernakular di Indonesia.
material pada elemen ceiling dan beberapa detail signage di terminal 1c soekarno–hatta international airport menghadirkan anyaman bermotif truntum, kawung dan samar. kehadiran material ini memberi karakter visual yang hangat sekaligus memperkuat identitas desain yang kontekstual dengan indonesia.
baca juga siap terkesan? terminal 5 bandara changi mulai dibangun!
material anyaman tidak hanya menampilkan karakter visual identitas budaya indonesia yang berkesan, tetapi juga menghadirkan desain yang ramah lingkungan. hasil dari dedikasi pengrajin lokal yang terdiri dari lebih dari 200 pengrajin usaha mikro dan menengah (umkm) dari tangerang, serang, dan cirebon telah berperan dalam merakit 1.785 modul ceiling ini secara manual dalam waktu kurang dari 25 hari.
inovasi desain revitalisasi terminal 1c tentu dapat memberikan dampak ekonomi nyata bagi lapangan kerja dan meningkatkan kapasitas umkm pada rantai pasok industri kreatif. langkah ini memperkuat transformasi terminal 1c bandara soekarno-hatta menjadi wajah baru fasilitas publik yang merepresentasikan standar dan inovasi baru dalam bandara kelas dunia yang inklusif.
setelah revitalisasi, terminal 1c bandara soekarno–hatta tidak hanya melayani penerbangan domestik (terutama maskapai citilink), tetapi juga dilengkapi area retail dan food & beverages yang dirancang lebih terbuka sehingga bisa diakses penumpang maupun pengantar sebelum area keamanan. beberapa tenant yang tercatat berada di terminal 1c antara lain:
food & beverage / café
retail & lifestyle
beauty & wellness
Lounge & premium services