Kain Endek merupakan kain tenun khas Bali. Berasal dari kata “ngendek” atau “gendekan” yang memiliki arti diam, tidak berubah warnanya. Kain ini juga merupakan kain terapan yang dimaksud dapat diterapkan dalam sehari-hari.


Asal mula dari kegiatan menenun ini sudah dimulai sejak abad ke-16 yakni pada waktu pemerintahan Raja Dalem Waturenggong di Gelgel, Klungkung , Bali. Dan mulai berkembang salah satunya di desa Sulang yang dipelopori oleh Wayan Rudja. Walaupun begitu, Kain Endek mulai berkembang setelah masa kemerdekaan dan berkembang pesat pada tahun 1985 hingga sekarang. 




Keunikan dari kain Endek ini yakni berasal dari motif, corak dan warnanya. Terdapat motif yang sakral yakni motif Patra dan Encak Saji yang biasanya hanya digunakan pada acara keagamaan saja. Memiliki arti mendalam yakni rasa hormat kepada Sang Pencipta. Kain ini juga banyak digunakan oleh masyarakat umum untuk seragam sekolah dan juga seragam kantor.


Berikut beberapa motif kain Endek diantaranya: Motif Geometris (diungkapkan dengan garis yang lurus , garis lengkung yang digunakan sebagai simbol keyakinan dari masyarakat Bali), Motif Flora (merupakan hasil dari stilasi bentuk dari bentukan flora yang lebih sederhana), Motif Fauna (merupakan hasil dari stilasi bentuk dari bentukan fauna yang lebih sederhana),




motif figuratif (merupakan figuratif penggambaran manusia atau tokoh dalam pewayangan dalam bentuk yang sederhana), motif dekoratif ( merupakan gabungan dari beberapa motif yang sudah ada sebelumnya atau yang didesain sesuai dengan keinginan masyarakat bali).  


selain digunakan sebagai penutup tubuh (pakaian), kain endek juga banyak digunakan sebagai dekorasi pada desain interior bangunan. mari kita bahas tuntas mengenai 4 tips and trick bagaimana cara mengimplementasikan kain endek pada interior bangunan.


1. sebagai artwork


poin yang pertama yakni penggunaan kain endek pada artwork. sering kita jumpai banyak desainer interior yang menggunakan artwork sebagai elemen dekorasi dalam interior suatu ruang. selain kegunaannya sebagai elemen pengisi dalam ruang, artwork juga dapat membuat suasana ruang menjadi berubah sesuai dengan gaya desain yang dibawakan pada suatu ruang.


kain endek dapat pula dimasukan ke dalam artwork dan dipasangkan pada dinding ruangan sehingga membuat ruangan yang kalian gunakan menjadi seperti sedang berada di bali. 




tipsnya buatlah artwork yang menarik perhatian dengan memperhatikan penggunaan warna yang eye catching dan ditambah pula bentukan yang menarik dari pola yang digunakan. kain endek ini sangat menarik digunakan pada artwork karena memiliki motif yang beragam dan warna yang beragam pula sehingga artwork yang digunakan menjadi lebih menarik dan mengubah suasana dalam ruang menjadi lebih menawan dan berwarna.


2. sebagai patrisi ruangan


tips and tricks yang kedua yakni gunakan motif kain endek sebagai partisi ruangan. partisi yakni pembatas antar ruang biasanya menggunakan material yang beragam sesuai dengan gaya desain dan kebutuhan masing-masing ruang. partisi ini dapat berasal dari material kayu, besi, kuningan , gypsum, dan lainnya.




kain endek juga bisa menjadi salah satu alternatif dalam pembuatan motif dari pembatas ruang menjadi lebih indah yakni dengan cara menstilasi bentuk dari motif kain endek yang dengan mudah dapat diterapkan pada material yang diinginkan. selain berfungsi menjadi pembatas ruang dapat pula meningkatkan suasana balinese style didalam ruangan tersebut. 




tipsnya yakni membuat bentuknya yang sederhana dari motif kain endek yang mudah dimengerti dan diingat oleh pengguna sehingga dapat menyampaikan pesan tersendiri dari pengguna ruang tersebut. selain itu juga menambah nilai kebudayaan bali yang terkandung dalam ruang tersebut menjadi lebih kental.


3. diimplementasikan pada cushion


yang ketiga yakni kain endek diimplementasikan pada cushion. cara ini sering kali kita temui dan merupakan tricks yang sangat manjur untuk mendekorasi ruangan sesuai dengan gaya desain yang kalian inginkan dengan cepat dan mudah. kain endek juga sangat cocok digunakan pada penutup cushion atau yang sering disebut bantalan yang diletakan pada sofa ataupun kursi duduk sehingga membuat ruangan menjadi lebih cantik. 




tipsnya yakni gunakan warna yang mencolok pada cushion tersebut sehingga cushion tersebut dapat menonjol setelah diletakan pada sofa ataupun daybed pada ruangan. selain dari warnanya, carilah motif yang unik dari kain endek yang ada. dengan begitulah kain endek dapat menjadi pilihan yang tepat dalam penggunaan pada cushion. sehingga menambah ruangan tersebut lebih kental dengan suasana bali.


4. dipadukan dengan teknik ukir


selain diletakan pada cushion,tips and trick yang terakhir yakni memadukan kain endek dengan teknik ukir. teknik ini juga banyak digunakan oleh orang bali. teknik ini dapat digunakan pada furniture sehingga membuat gaya desain balinese menjadi lebih terlihat dan terasa.




teknik ukir ini dapat digunakan pada beberapa material yakni seperti kayu , logam , kuningan, dan banyak lagi. cara menggabungkan teknik ukir ini dengan kain endek yakni menstilasi bentuk motif dari kain endek menjadi lebih sederhana namun tidak menghilangkan arti dari motif tersebut.


tipsnya yakni masukan ukiran yang sesuai dengan elemen pengisi ruang dengan bentuk yang lebih sederhana dan merupakan kekhasan dari motif kain endek. selain itu cara ini merupakan cara yang cukup unik yakni dengan memberikan ukiran kecil pada furniture ataupun dekorasi dari elemen pengisi yang ada.


selain pada furniture seperti kursi, meja, tv console, side table , coffee table dan lainnya, dapat juga diletakkan pada tempat tissue , tempat untuk meletakan sabun , asbak , tray dan elemen pengisi kecil lainnya. dengan begitu dapat menambah suasana ruang yang lebih dalam dan indah. 


jika ruang dirumah atau bangunan tempat kalian tinggal memiliki tangga tambahkan pula elemen dekorasi pada anak tangga yang kalian miliki. dengan cara menempelkan wallpaper yang berisi motif dari stilasi kain endek ataupun motif asli. hal tersebut juga dapat membuat ruang disekitar tangga tersebut menjadi lebih terisi dan tidak sepi lagi. selain itu juga menabah suasana bali yang terkandung di dalamnya membuat ruang ruang tersebut lebih unik dan indah. 




Teknik ini dapat juga di gabungkan dengan beberapa material seperti kayu yang dapat digunakan menjadi batas pijakan pada tangga ataupun dengan material yang lain. Selain untuk menambahkan keamanan pada tangga tersebut juga menambahkan ke estetikan pada ruangan tersebut. 


Cara diatas merupakan cara yang mudah dan dapat digunakan dalam mebuat suasana ruang ala Balinese Style dengan penggunakan kain Endek khas Bali yang dapat membuat ruangan menjadi lebih menarik dan cantik.


Teks oleh: Gracia Angelita (Mahasiswi Jurusan Desain Interior, Universitas Kristen Petra)