Pernahkah Anda memperhatikan berapa banyak tipe kain yang ada di rumah? Dan apakah satu jenis memiliki fungsi yang sama atau beda area membutuhkan karakter kain yang berbeda-beda?
di dunia desain, fungsi fabrik sangatlah banyak dan "dituntut" harus bisa membuat penggunanya nyaman. tirai menyaring cahaya, karpet meredam suara, kain sofa harus tahan noda, dan semuanya tetap diharapkan nyaman disentuh.
akhirnya muncul pertanyaan: "sejak kapan tekstil di rumah dituntut berprestasi?" pertanyaan ini dibawa heimtextil 2027, pameran tekstil interior dan kontrak terbesar dunia, ke messe frankfurt, jerman, pada 12 hingga 15 januari 2027. tahun ini, casa indonesia akan hadir langsung di sana. ada empat hal menarik yang sangat dinanti di pameran ini.
tema besarnya adalah home-maxxing: the performance of everyday living. tidur, rutinitas, sampai material kini serba dioptimasi, dan rumah pun ikut dituntut bekerja. heimtextil trends 27/28 dikurasi alcova milano, platform desain yang dikenal menghidupkan bangunan tua terbengkalai selama milan design week. hasil kurasinya bisa dilihat di trend space, hall 4.2, dalam tiga arah tren.
staged competence memperlihatkan fungsi material secara terang-terangan. kode teknis, angka, dan simbol mikro jadi motif, dengan palet biru dan hijau dingin, nuansa mineral, serta aksen kuning asam.
inside, out membiarkan konstruksi terlihat. jahitan, tali, kabel, dan ritsleting tidak lagi disembunyikan. warnanya grafit, merah jenuh, dan ungu lembut. setiap jahitan ingin dipamerkan karena mengandung effort dari sang pengrajin ataupun desainer.
hyper presence mengajak tubuh ikut merasakan lewat wol, kulit, dan serat bertekstur kasar. kerutan kain dianggap bagian dari karakter. ada juga kain berlapis lilin lebah yang mengeluarkan aroma madu saat hangat. ini area yang cukup menarik perhatian untuk bereskperimen.
di trend space yang sama, patricia urquiola kembali untuk tahun ketiga kolaborasinya dengan heimtextil. ia menghadirkan bambi yang telah berevolusi, ditemani dua karya baru yang dibuat khusus untuk pameran ini.
permukaan metaliknya tampak futuristik, padahal terbuat dari ohoskin, material olahan sisa kulit jeruk sisilia. ini pertama kalinya karya urquiola dan kurasi alcova hadir dalam satu ruang.
area interior.architecture.hospitality menyiapkan solusi tekstil fungsional, lengkap dengan guided tour dan expert talk. sementara itu, new talent area kurasi trendease menampilkan lebih dari 30 talenta muda dengan desain progresif dan material yang tak terduga.
Ikuti liputan langsung CASA dari Frankfurt melalui Instagram @casaindonesia.