Indonesian Contemporary Art & Design atau ICAD kembali digelar untuk kedelapan kalinya. 

Sejak tahun 2009, Yayasan Design+Art Indonesia bersama Artura Insanindo selalu berusaha untuk menyajikan karya-karya terbaik dari para pelaku kreatif Indonesia.

Deretan karya-karya yang disajikan di ruang publik ini meleburkan satu tema besar dalam wujud karya seni dan desain kontemporer.



Masih bertempat di Hotel Grandkemang, ICAD 2017 mengangkat tema “esensialisme” atau secara sederhana dapat diwakili oleh kata Murni?.

Tidak hanya para seniman, desainer, aktor, hingga sutradara berpartisipasi untuk merepresentasikan Murni? melalui karya-karya yang dapat dinikmati publik.

Lebih dari 50 pelaku industri kreatif; mulai dari Darbotz, Patrick Owen, Muhamad Misrad (Mice), Motulz, Teddy Soeriaatmadja, hingga Reza Rahadian, berhasil memikat perhatian.

kolaborasi darbotz dan bmw indonesia



pilgrimage of definition karya oky rey montha


Fable karya Patrick Owen

Karya-karya kreatif tersebut dapat dinikmati selama enam minggu, mulai dari tanggal 4 Oktober hingga 15 November 2017.

(Foto: Dok. CASA Indonesia)