Umumnya, sebuah apartemen dirancang dengan bentuk ruang yang dibatasi oleh dinding dan memberikan banyak sekat dalam satu ruangan. Agar hunian terlihat luas, ada beberapa langkah yang bisa diterapkan.




Eksklusif untuk CASA Indonesia, penthouse karya desainer interior, Magi Design Studio bisa menjadi inspirasi menata ruangan agar terlihat luas. 

Sang pemilik yang terbiasa tinggal di sebuah apartemen ini mengimpikan aura ketenangan, kesederhanaan, menyatu dengan alam, dan lega, sehingga konsep resor Bali sangat cocok untuk penthouse ini.



Hindari Sekat atau Dinding Terlalu Banyak

Penthouse dua lantai ini memiliki kondisi eksisting yang bersekat-sekat. Magi Design Studio menyederhanakan penthouse di Apartemen Pesona Bahari ini menjadi lebih lega dan efisien. 


ruang keluarga lega tanpa sekat


Untuk ruangan yang sering dipakai bersama keluarga, seperti living room dan dining room, kedua area ini bisa terletak pada satu ruangan memanjang. Selain kesan yang luas, keluarga dapat berinteraksi tanpa terhalang. 


Material yang Simple

Dalam konteks simplicity, sang desainer interior hanya menggunakan tiga macam material saja, yaitu travertine, kayu merbau dengan finishing warna walnut, serta unfinished grey wall.


ruang santai dengan material travertine simple


“Material yang dipilih adalah material alami untuk menjawab kebutuhan pemilik yang menginginkan suasana resor di Bali yang umumnya memakai material alami. Tiga material ini juga dipilih karena warnanya yang alami dan basic, selain itu supaya bebas maintenance,” papar Margaret Jo selaku principal dari Magi Design Studio. 


dapur dengan material kayu merbau simple


Ketiga material ini diatur sedemikian rupa supaya setiap ruang memiliki karakter dan suasana yang berbeda-beda sesuai dengan fungsinya. Contohnya, area publik menggunakan kombinasi kayu merbau dan travertine yang diaplikasikan berdampingan sebagai pembeda ruangan.


kamar tidur dengan material travertine simple




Kedua material tersebut dinetralkan dengan unfinished wall berwarna abu-abu di ruang privat yang dijadikan sebagai kanvas polos untuk furnitur dan artwork. Walaupun bukan kolektor namun sepasang pemilik ini memang menyukai seni, sehingga banyak artwork yang diletakan di beberapa penghujung koridor sebagai vista. 



Pintu dan Jendela Kaca untuk Taman Hijau

Setiap pemilik rumah pasti mempunyai spot favoritnya. Untuk penthouse ini, ruang baca mendapatkan keistimewaan tersendiri dengan pemandangan eksklusif ke arah kolam serta suara gemericik air yang menenangkan. Kelebihan lain dari penthouse di Jakarta Utara ini adalah kekayaan akan area hijau dengan pemandangan kota besar di teras atas dan bawah. 


ruang santai dengan pintu kaca


Terbilang jarang bagi sebuah apartemen yang bisa memiliki area hijau sebesar 40% dari total luas bangunan. Pemilik sama-sama sering menghabiskan waktu di teras atau taman, sehingga Magi Design Studio menyediakan akses yang mudah ke teras dari beberapa area, serta pemandangan cakrawala yang menyejukan di setiap ruang. Selain sebagai penyegar, taman, dan kolam air berfungsi sebagai filter dari polusi udara.


ruang kerja dengan pintu kaca



Gunakan Kaca Cermin

Desain yang cukup menarik dari Magi Design Studio adalah area tangga. Penggunaan kaca cermin di area ini merupakan salah satu solusi memperluas area. Terkesan seperti paradoks dan menambah dimensi.


cermin di lorong kamar


“Jika area tangga ini dilihat dari koridor utama, cermin ini memberikan efek yang memperlihatkan keseluruhan unit apartemen dan terasa seperti penthouse luas yang dihubungkan dengan tangga megah di pusat ruangan,” Yogi Ferdinand yang juga menjabat sebagai principal Magi Design Studio menambahkan.


Furnitur Kamuflase

Untuk solusi penyimpanan yang praktis dan rapi, penthouse ini menggunakan hidden cabinet dan pintu yang kamuflase. Material dan tekstur sengaja dibuat seragam dengan material lantai, dinding, dan ceiling, sehingga furnitur dan ruangan terlihat menyatu.


ruang keluarga dengan sofa


Foto: Mario Wibowo / dok. CASA Indonesia & Magi Design Studio