Setelah enam belas tahun ditutup karena tidak dapat mengakomodir modern passenger aircraft, salah satu terminal di bandara JFK, New York, kembali dibuka. Bukan sebagai anjungan penerbangan, melainkan berfungsi sebagai hotel.






Baca juga: Berani Mencoba Menginap di Hotel Es di Swedia?


Dirancang oleh Eero Saarinen di tahun 1962, bangunan terminal bergaya Mid-century ini dikhususkan untuk Trans World Airlines sebelum ditutup di tahun 2001. Dilansir dari Dezeen, Proses pengerjaan alih fungsi ini melibatkan Lubrano Ciavarra Architects dan Beyer Billinder Belle untuk merenovasi dan menambah luas bangunan utama.






Bagian Interior didesain oleh INC Architecture & Design dan Stonehill Taylor fokus merancang kamar hotelnya. Garis desain yang meliuk mengikuti bentuk bangunan tersaji pada interior dari TWA Hotel dengan public seating berwarna magenta sebagai signature dari hotel ini.


Baca juga: Sala Ayutthaya: Butik Hotel Privat di Tepi Sungai




Berkapasitas 512 kamar, hotel ini menawarkan pemandangan airport runway hampir di seluruh kamar dengan lapisan jendela yang mampu menahan suara bising mesin pesawat. Rencananya TWA Hotel akan dibuka pada pertengahan Mei mendatang, namun reservation-nya sudah bisa Anda lakukan mulai saat ini


Foto: dok. Max Touhey, David Mitchell